oleh

Polisi Latih Tukang Ojek Soal Keselamatan Berkendara

TIMIKA- Untuk mendukung program kepolisian mengenai tertib berlalu lintas di jalan raya, maka Satlantas Polres Mimika, Senin (8/6) kemarin, melaksanakan pelatihan keselamatan pengemudi Tahun 2020 di wilayah hukum Polres Mimika, yang berlangsung di kantor Pelayanan Polres Mimika.

Koordinator Pangkalan Ojek Diana Shoping Center, Steven Teurupun yang ditemui Radar Timika, Senin kemarin di kantor Pelayanan Polres Mimika mengatakan, dalam pelatihan keselamatan pengemudi bagi para tukang ojek itu, selain melakukan uji ketangkasan mengendarai sepeda motor, juga diberikan materi pelatihan tentang keselamatan berkendara atau safety riding.

“Karena tukang ojek ini banyak, makanya diatur mungkin sekali pelatihan sekitar 30 orang. Dan kegiatan ini tidak lain agar kita tukang ojek, yang tiap hari mengendarai kendaraan untuk membawa penumpang bisa lebih paham mengenai keselamatan berkendara di jalan raya, di mana tujuannya adalah untuk tertib berlalu lintas,”tuturnya.

Bahkan kata Teurupun bahwa melalui kegiatan pelatihan tersebut, para tukang ojek dengan sendirinya, telah mendukung program Polres Mimika terkait tertib berlalu lintas di jalan raya.

“Dengan begini maka kita tukang ojek, sudah membangun komunikasi yang baik dengan Polres Mimika dalam mendukung program mereka,”sambungnya.

Sementara itu kesempatan yang sama, Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Viky Pandu Widhapermana, SH SIK MH juga menjelaskan pelatihan keselamatan pengemudi tersebut, merupakan program dari Korlantas Polri.

“Ini pelatihan yang ketiga kali untuk tahap yang kedua. Untuk tahap pertama sudah kita laksanakan pada Bulan April lalu, dan ini merupakan program dari Korlantas Polri,”jelasnya.

Selain pelatihan, Kasat Lantas juga menguraikan bahwa Korlantas Polri juga memberikan bantuan kepada para tukang ojek, berupa dana sebesar Rp 600 ribu tiap bulan di tengah wabah virus corona atau Covid-19 ini.

“Ini merupakan bantuan dari Korlantas Polri. Intinya operasi keselamatan terkait wabah Covid-19 ini. Jadi bantuan berupa buku tabungan kepada ojek-ojek, dan kita sudah ajukan sekitar 250 lebih yang tapi yang terakomodir hanya 94 orang untuk di Kabupaten Mimika. Jadi kita sudah koordinasi, intinya masing-masing pangkalan ada dan untuk teknis pembagiannya nanti, mereka sendiri yang atur biar bisa kebagian semua,”urai AKP Pandu.

Kemudian menurut pemberian bantuan dana Rp 600 ribu per bulan dari Korlantas Polri itu, sudah berjalan sejak Bulan April lalu.

“Jangka waktunya selama tiga bulan, dari Bulan April. Jadi untuk bulan Mei baru didistribusi ini, nanti untuk Bulan Juni kita tunggu lagi. Kemudian untuk selanjutnya nanti kita tunggu petunjuk dari Mabes Polri lagi, karena ini bantuan dari Korlantas Polri. Harapan kami, bisa membantu para tukang ojek yang terkenda dampak wabah Covid-19 ini,”paparnya. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *