oleh

DPM Salurkan Bantuan Dana Operasional Masjid

TIMIKA – Untuk mengurangi beban operasional masjid di masa pademi Covid-19 ini, Panitia Dompet Peduli Masjid (DPM) yang terdiri dari gabungangan beberapa ormas Islam yaitu MUI Kabupaten Mimika, DMI Mimika, PHBI Kabupaten Mimika, Baznas Mimika, ICMI Mimika, PCNU Kabupaten Mimika serta PD Muhammadiyah Kabupaten Mimika mulai menyalurkan bantuan operasional untuk masjid-masjid yang berhak menerima bantuan.

Berdasakan press release yang diterima Radar Timika dari MUI, Rabu (10/6) disebutkan jika kegiatan diawali dengan penyerahan secara simbolis untuk beberapa masjid yang dipusatkan di Masjid Al Fattaah BTN Kamoro Indah, Selasa 09 Juni 2020. Dalam acara tersebut Ketua MUI Mimika, Ustad H Muh Amin, AR Sag menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membatu panitia DPM untuk bersama-sama mengurangi beban masjid-masjid dalam pembiayaan operasional.

“Kita patut berterima kasih Kepada Pemda Mimika yang telah membantu masjid-masjid. Ini adalah buah dari kesabaran dari umat Islam terus mendukung pemerintah dalam mengikuti instruksi atau arahan yang dikeluarkan oleh Pemda Kabupaten Mimika, serta kesungguhan dan kegigihan dari panitia yang terus berupaya mencari donasi untuk dapat membatu mengurangi beban masjid pada masa pandemi Covid-19 ini,” jelasnya.

Selain itu, tak lupa Ustad Amin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah, khususnya umat Islam yang juga telah berpartisipasi dan menyisihkan sebagian harta mereka yang didonasikan untuk keperluan operasional masjid.

“Semoga Allah SWT membalas semua amal baik bapak/ibu dengan keberkahan rezki dan kebaikan-kebaikan,” jelas Ustadz Amin

Sementara itu, Ketua DMI Kabupaten Mimika menegaskan bantuan yang disalurkan kapada masjid-masjid tersebut adalah masjid yang memang sudah terdata dan masjid selalu patuh dan taat kepada Instruksi Bupati Kabupaten Mimika.

Selain bantuan operasional masjid, Bendahara Panitia DPM, Roni Irnawan, SKom, menerangkan bahwa panitia juga memberikan bantuan berupa alat pengukur suhu tubuh (themo gun) kepada beberapa masjid yang ada dengan melihat tingkat kerawanan penyeberan Covid-19 yang masih massif (red area).

“Kita tidak dapat memberikan kepada semua masjid, dikarenakan alat yang kita punya saat ini terbatas. Jadi kita fokuskan kepada masjid-masjid yang sangat membutuhkan,” jelas Roni.

Setelah acara ceremonial, Panitia DPM kemudian bergerak menyalurkan bantuan operasional dengan mendatangi masjid-masjid tersebut secara langsung (door to door).(*/ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *