oleh

Penanganan Covid-19 Alami Kemajuan

“Hampir setiap minggu ada pasien yang dinyatakan sembuh,” ujar Reynold.


TIMIKA – Meski belum disimpulkan bahwa kasus sudah melewati puncak atau turun, namun upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Mimika yang dilakukan selama tiga bulan terakhir mulai menunjukkan adanya kemajuan.

Memang masih terdapat penambahan kasus baru hampir setiap hari. Seperti yang dilaporkan Rabu (10/6) kemarin ada 8 kasus baru yang terkonfirmasi positif pemeriksaan PCR. 6 kasus dari RS Tembagapura dan 2 dari RSUD Mimika. Sehingga kumulatif kasus mencapai 312. Jumlah spesimen yang masih menunggu hasil pemeriksaan sebanyak 267 dari total 1.982 yang pernah diperiksa.

Di hari yang sama pula ada tiga pasien yang dinyatakan sembuh. Satu dari RS Tembagapura dan 2 dari RSUD Mimika. Sehingga total pasien sembuh sebanyak 139 orang. RS Tembagapura sebanyak 108 pasien yang ditangani sudah sembuh, 27 dari RSUD Mimika dan 6 dari RSMM.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra jika dibandingkan beberapa minggu lalu dengan gambaran angka sekarang ini, sangat memberi harapan bahwa penanganan Covid-19 di Mimika menunjukkan ada kemajuan. “Hampir setiap minggu ada pasien yang dinyatakan sembuh,” ujarnya ketika menggelar jumpa pers melalui video conference, Rabu (10/6) kemarin.

Terutama di RS Tembagapura, dimana rata-rata spesimen yang diperiksa di laboratorium PCR Klinik Kuala Kencana menunjukkan penurunan kasus. Hampir sebagian besar dari 50 spesimen yang diperiksa, yang dinyatakan positif tidak mencapai 5 kasus. Sama halnya spesimen yang dirujuk RSUD Mimika dan RSMM. Sehingga ini menjadi gambaran yang baik untuk penanganan Covid-19 di Mimika.

Tim Gugus sudah merujuk sekitar 500 spesimen orang yang mengalami kontak erat dengan pasien Covid-19.  Jika hasilnya kurang dari 5 persen yang dinyatakan positif maka itu menjadi kabar baik. Data itu akan dibandingkan dengan pemeriksaan rapid test pada kelompok komunitas sebagai alat kontrol.

“Kalau saya lihat sudah ada tanda-tanda baik, kasus ini tidak akan hilang tapi dinamis. Kita berharap mesin PCR di RSUD bisa diaktifkan maka bisa beri gambaran pada empat distrik. Masih dinamis, kami belum ambil kesimpulan karena hasil pemeriksaan kontak erat belum dirilis,” tutur Reynold.

Dilaporkan juga tidak adanya penambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sehingga jumlah PDP ada 9 orang. Satu PDP yang dirawat di RSMM pada Rabu kemarin meninggal dunia. Namun ditegaskan PDP bukan pasien Covid-19, sehingga mungkin saja disebabkan penyakit lain.

Ada tambahan 31 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Diantaranya satu orang dilaporkan RSMM dan 30 dari RS Tembagapura. Namun ada 8 ODP yang dinyatakan sembuh, satu dari RSMM dan 7 dari RSUD yang menjalani isolasi di shelter. Orang Tanpa Gejala (OTG) ada penambahan 19 sehingga totalnya 864 orang. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *