oleh

Kasus Bertambah 9, Tanda Penularan Masih Terjadi

TIMIKA – Wabah Covid-19 di Kabupaten Mimika belum berakhir. Bahkan jumlah kasus masih terus bertambah. Sampai Kamis (11/6) kemarin, sudah akumulasi mencapai 321 kasus dengan adanya tambahan 9 kasus baru. Empat diantaranya masih merupakan generasi Klaster Lembang.

Penambahan kasus itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan melalui video conference. Tidak hanya tambahan kasus baru tapi juga 9 pasien yang dinyatakan sembuh, dua dari RS Tembagapura dan 7 dari RSUD Mimika.

Reynold juga menyampaikan adanya kasus kematian satu pasien yang dirawat di RS Tembagapura sejak 22 Mei. Pasien 187 inisial SIM laki-laki berusia 51 tahun itu meninggal dunia pada Rabu (10/6) dan sudah dimakamkan pagi kemarin di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Pasien Covid-19 ini juga menderita penyakit diabetes.

Dengan bertambahnya satu pasien meninggal dunia maka total sudah 6 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Sementara kasus sembuh secara kumulatif sebanyak 148 orang. Pasien yang masih dipantau dan dalam perrawatan tim medis di tiga rumah sakit sebanyak 167 orang.

Selain penambahan kasus yang sudah terkonfirmasi positif berdasarkan pemeriksaan real time PCR, dilaporkan adanya penambahan 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sehingga totalnya 11 orang. Dimana 4 menjalani isolasi mandiri dan 7 isolasi di rumah sakit.

Demikian pula terdapat tambahan 13 ODP sehingga jumlahnya kembali meningkat menjadi 823 orang. Sama halnya dengan Orang Tanpa Gejala ada penambahan 4 orang sehingga menambahkan jumlah menjadi 858 orang yang masih dipantau.

“Kalau kita lihat ada penambahan ODP, OTG seperti dua minggu lalu, artinya penularan masih berlangsung di tengah masyarakat, di Kota Timika. Sehingga kami imbau masyarakat tetap di rumah. Pra new normal bukan kembali pada kenormalan. Kita masih di tengah wabah Covid-19, masih dalam status kegawatdaruratan kesehatan,” tegas Reynold.

Apalagi berdasarkan temuan kasus yang baru dilaporkan, empat diantaranya yakni pasien 316, 317, 318 dan 319 merupakan kontak erat sangat dekat dengan salah satu pasien suspek yang diduga Covid-19 dan sudah meninggal dunia beberapa bulan lalu. Sehingga disimpulkan empat kasus baru ini memiliki hubungan dengan Klaster Lembang.

Sementara itu diungkapkan Reynold, soal pasien yang dilaporkan sembuh dari RS Tembagapura yakni pasien 227 inisial TNW laki-laki 53 tahun yang terkonfirmasi pada 1 Juni lalu atau hanya 10 hari menjalani masa perawatan sudah dinyatakan sembuh setelah hasil swab kedua kali dinyatakan negatif.

Dari sisi distribusi kasus Covid-19, di beberapa kelurahan dikatakan Reynold menunjukkan progres yang baik. Ada dua kelurahan yang tadinya zona merah kini sudah menjadi zona kuning yakni Kelurahan Kuala Kencana dan Timika Jaya.

“Inilah sebenarnya salah satu alat ukur bagaiaman Covid-19 di Mimika meskipun terjadi peningkatan tapi dibarengi kesembuhan dan angka kematian di bawah 2 persen. Wilayah zona merah mulai berubah jadi zona kuning,” tandasnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *