oleh

Penyaluran BLT di Kampung Tipuka Rampung, Semua KK Jadi Penerima

TIMIKA – Pemerintahan Kampung Tipuka, Distrik Mimika Timur merampungkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat di kampung tersebut. Selain BLT, Pemkam Tipuka juga menyalurkan bantuan Bahan Makan (Bama) serta hand sanitizer untuk masyarakat.

Proses penyaluran BLT tersebut dihadiri Kepala Distrik Mimika Timur, Marikke Warinussy serta masyarakat dan aparat Kampung Tipuka yang berlangsung di balai Kampung Tipuka, Kamis (11/6) siang kemarin.

Kelapa Kampung Tipuka, Hironimus Urmame kepada Radar Timika di sela kegiatan, Kamis (11/6) menyebutkan, BLT untuk di Kampung Tipuka dibagikan kepada seluruh Kepala Keluarga (KK) yang berjumlah 175.

“Jadi jumlah keseluruhan KK di Kampung Tipuka ini ada 175 KK dan mereka semua mendapatkan BLT ini,” tutur Hironimus.

Hironimus menjelaskan, untuk BLT yang diterima setiap KK di Tipuka, mendapat uang sebesar Rp 600 ribu perbulan. Selain uang tunai, masyarakat juga menerima bahan makanan dan hand sanitizer atau sabun cuci tangan. “Hari ini kita kumpul untuk pembagian BLT dan bama untuk masyarakat. Kemarin telah dicairkan Rp 727 juta untuk kampung Tipuka, dengan rincian DD sebesar Rp 157,86 juta sementara ADD sebesar Rp 569 juta,” terangnya.

“Saya mohon kepada masyarakat jangan lihat sedikit ataupun banyak tetapi kita kita tetap bersyukur. Kepada aparat kampung dan masyarakat juga jangan ada lagi yang beli minuman keras dengan uang ini, tetapi gunakan untuk keperluan di rumah dengan keluarga,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kadistrik Miktim, Marikke Warinussy menegaskan agar bantuan yang sudah disalurkan tersebut dapat digunakan dengan baik.

Marikke menyebut, bantuan tersebut disalurkan guna untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Dijelaskannya, angka pasien Covid -19 di Papua, khususnya Timika terus naik. Sementara di Distrik Mimika Timur ini juga sudah ada pasien terpapar Covid -19. Sehingga masyarakat harus betul-betul patuhi imbauan pemerintah.

“Kita yang di kampung ini tetap berada di kampung, kita ke pantai tidak apa-apa, dan bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah mari kita mensyukuri itu dan  digunakan dengan baik, ” terangnya.

Ia menuturkan, sebenarnya masyarakat yang sudah menerima PKH yang dibagi melalui kantor Pos itu tidak tidak bisa menerima BLT lagi. “Tetapi itu kembali ke kepala kampung sendiri dan kesepakatan semua aparat kampung,” sebutnya.

“Saya berharap kepada kita semua agar kita tetap tinggal di kampung. Kalau mau ke kota seperlunya saja. Dan selalu jaga diri, rajin cuci tangan dan selalu pakai masker,” ajaknya.

Kadistrik menambahkan, Mimika saat ini sudah menjadi zona merah penyebaran Covid -19, di Mimika Timur juga sudah ada pasien covid -19 ini yaitu di Pomako dan Hiripau. Namun, kampung tipuka sendiri dinyatakan masih Zona Hijau.

“Kita harus tetap menjaga diri untuk sementara, bergaul dengan kita yang ada disini saja untuk sementara waktu. Jangan jalan takaruan. Kalau situasinya sudah netral kembali, kita baru bisa bersosialisasi dengan orang lain, “tukasnya. (Kristoforus Duterem)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *