oleh

Kampung Karya Kencana Salurkan BLT dan JPS Kepada 147 KK

TIMIKA – Pemerintah Kampung Karya Kencana menyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dari Dana Desa (DD) kepada 147 Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut. Selain BLT, pemerintahan kampung juga turut menyalurkan Jaring Pengaman Soaial (JPS) berupa bahan makanan kepada warga.

Sekretaris Kampung Karya Kencana, Rakam Suntoro kepada Radar Timika disela-sela kegiatan di Balai Kampung Karya Kencana, Senin (15/6) menyebutkan penyaluran tersebut merupakan penyaluran pertama BLT kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Ia menuturkan, anggaran Kampung Karya Kencana tahun 2020 dengan jumlah dana dari pusat untuk DD sebesar Rp 870 juta lebih. Dan terkait BLT dan JPS di Kampung Karya Kencana aturan BLT sesuai dengan kebijakan pemerintah Kabupaten Mimika, bahkan sudah dilakukan simulasi, dimana dana sampai dengan Rp 800 juta akan dipakai 25 persen untuk BLT dari DD, sementara dana Rp 800 juta sampai Rp 1,2 miliar dipakai 30 persen dan dana diatas Rp 1,2 miliar dipakai 35 persen untuk BLT.

“Maka dari itu kami masuk di kategori 30 persen, karena dana kami mencapai Rp 800 juta lebih. Sehingga 30 persen dari dana tersebut kami dapat salurkan sebesar Rp 264 juta lebih untuk BLT,” tuturnya.

Lanjutnya, dari jumlah dana tersebut disalurkan kepada 147 KK dengan total kepada masing-masing KK Rp 600 ribu. Sebenarnya aturan BLT diberikan selama tiga kali dalam tiga bulan. Akan tetapi kebijakan dari pemerintah Kampung Karya Kencana, bahwa dana ini akan disalurkan dalam tiga bulan untuk 147 KK yang berbeda setiap bulannya.

“Karena kalau yang diakomodir hanya 147 KK dalam tiga bulan, terus yang lain bagaimana. Sehingga kami mengambil kebijakan tiga kali pencarairan BLT akan disalurkan kepada 147 KK yang berbeda,” tegasnya.

“Kondisi yang ada di Kampung Karya Kencana total KK mencapai 600 KK. Hal ini menjadi berat bagi kami, tetapi karena ini amanat mau tidak mau harus jalan untuk disalurkan kepada 147 KK,” imbuh dia.

Ia menambahkan, selain BLT pihaknya juga menyalurkan JPS yang anggarannya diambil dari ADD.

“Kami punya ADD  sebanyak Rp 210 juta, hanya saja dari jumlah ini dibagi lagi Rp 60 juta untuk tim Covid-19. Dari jumlah tersebut kita juga memangkas anggaran untuk mengakomodir dengan pemberian honor kepada tokoh-tokoh agama,” imbuh dia.

Maka, dari itu anggaran JPS Rp 150 juta dikurangi lagi untuk pemberian honor para tokoh agama dengan total 6 orang mencapai Rp 36 juta.

“Jadi total dana untuk disalurkan pada JPS di Kampung Karya Kencana mencapai Rp 114 juta. Jadi dari jumlah ini akan dibagi tiga kali untuk pembelian Bama yang kemudian disalurkan bagi masyarakat dalam tiga bulan pencairan BLT,” katanya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *