oleh

Terbang Kembali, Garuda Angkut 194 Penumpang

94 Penumpang Datang dan 100 Berangkat


TIMIKA- Setelah lebih dari dua bulan tidak melayani penerbangan penumpang baik masuk maupun keluar Mimika karena pembatasan sosial yang diberlakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19), maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, Senin (15/6) kemarin kembali terbang dengan mengangkut total 194 penumpang, terdiri dari 94 penumpang yang masuk dari Makassar dan juga Jakarta dan 100 penumpang keluar tujuan Makassar dan Jakarta.

Dalam proses kedatangan, dokumen para penumpang tetap diperiksa oleh para petugas, hal ini dilakukan untuk menghindari jangan sampai ada penumpang yang bisa lolos tanpa dokumen lengkap. Begitu pun dengan penumpang yang akan berangkat, sebelum memasuki ruang check in, dokumen keberangkatan akan diperiksa terlebih dulu.

Adapun dokumen yang wajib dimiliki oleh penumpang yang keluar yakni surat rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, hasil rapid test untuk tujuan Makassar, PCR untuk tujuan Jakarta, SIKM untuk tujuan Jakarta, pengisian FOI GA (surat pernyataan pembebasan GA), KTP atau ID  dan wajib menginstall aplikasi Peduli Lindungi di ponsel masing-masing bagi penumpang yang menggunakan android. Persyaratan masuk yakni hasil swab atau PCR negatif, surat rekomendasi perjalanan dari Tim Gugus Tugas Mimika yang diakses melalui http://covid19.mimikakab.go.id atau kontak Tim Gugus 085236957771 untuk instansi dan 085236957772 untuk pribadi.

“Semua memiliki dokumen yang lengkap, yang datang maupun yang akan berangkat. Kita tetap terapkan protokol kesehatan yang utama harus menggunakan masker, jaga jarak dan kita periksa suhu tubuh,” kata Sales and Marketing Manager Garuda Branch Timika, I Nyoman Teguh.

Sebelum memasuki area bandara pun para penumpang maupun pengantar dan penjemput akan diperiksa suhu tubuhnya terlebih dahulu. Jika suhu tubuh diatas 38 derajat Celsius tidak diperbolehkan masuk area bandara. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diiginkan, yakni paparan Covid-19.

“Sebelumnya pun kita sudah memberitahukan kepada calon penumpang untuk mematuhi aturan yang diberlakukan di bandara, karena ini untuk kebaikan kita bersama,” ungkapnya. (ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *