oleh

Kantor Pos Sudah Menyalurkan BST Kepada 2.523 KPM

TIMIKA – Kantor Pos sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipercayakan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 7.971 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 18 Distrik di Mimika, hingga kini sudah menyalurkan bantuan dimana masing-masing penerima mendapat Rp 600 ribu ini kepada 2.523 KPM di 6 distrik, yakni Distrik Mimika Baru (Miru), Wania, Kuala Kencana, Iwaka, Mimika Timur dan Kwamki Narama.

Sementara untuk di 12 distrik lainnya yang terdiri dari kurang lebih 4.000 KPM baru akan disalurkan ketika semua penyaluran tahap kedua dan ketiga sudah selesai dilakukan di 6 distrik tersebut.

Penyaluran BST pada masing-masing tahap kata Kepala Kantor Pos Timika, Ronal Luarmasse saat ditemui Radar Timika di ruang kerjanya, Jumat (19/6) dibagi dalam tiga klaster, dimana klaster pertama masa bayarnya bisa dilakukan 7 hari dalam seminggu. Klaster kedua dilakukan 14 hari dan klaster ketiga lebih dari 21 hari. Namun karena klaster kedua ini tidak ada, sehingga Kantor Pos Timika hanya melakukan penyaluran menggunakan klaster pertama dan ketiga saja.

“Klaster keduanya nanti itu di pesisir dan pegunungan dan itu yang masih sedang kita usulkan untuk dibayarkan sekaligus tiga tahap. Tapi untuk penyalurannya nanti di 12 distrik ini kita masih tunggu kebijakan selanjutnya. Dan mengingat kondisi kemanan diatas (pegunungan) kita minta kebijakan untuk menyerahkan bantuan itu melalui kepala distrik, kita panggil ke Timika disaksikan Pemda dan TNI/Polri untuk kemudian dilanjutkan kepada KPM yang ada di masing-masing wilayah kerja mereka. Tapi kita masih menunggu keputusan dari pusat, ” katanya.

Ia menjelaskan, dalam penyalurannya yang wajib diperlihatkan si penerima adalah KTP saja, tetapi jika penerima diwakilkan maka yang mewakilinya wajib memperlihatkan KTP dan KK. Namun dalam penyaluran tahap pertama yang sudah berlangsung dan tahap kedua yang sementara berlangsung, Kantor Pos Timika lanjut Ronal juga mendatangi langsung KPM yang memang tidak bisa datang langsung ke Kantor Pos untuk mengambil BST karena sakit, seperti yang dilakukan pada 8 KPM yang memang sudah tidak sangat memungkinkan untuk datang karena sudah lanjut usia.

“Kita antar langsung karena sakit dan memang tidak bisa datang karena sudah lanjut usia. Karena kalau diwakilkan kami tanya orangnya mana, kenapa tidak datang langsung, kalau jawabannya sakit kami akan antarkan langsung berdasarkan informasi tersebut, tetapi ada juga yang kita kasih karena memperlihatkan KTP dan KK saja,” jelas Ronal.

Adapun jadwal pelayanan penyaluran BST saat ini dibuka pukul 08.00 WIT-16.00 WIT meskipun pelayanan baru akan ditutup pukul 17.00 WIT. Namun karena Kantor Pos harus melaporkan rekapitulasi penyaluran pada hari tersebut, maka pelayanan penyaluran BST ditutup pukul 13.00 WIT sebelum pelayanan ditutup.

Penyaluran tahap kedua yang sementara berlangsung, dimana sebelumnya dijadwalkan deadline tanggal 15 Juni, tetapi hingga kini penyalurannya masih tetap dibuka bagi KPM yang baru sempat.

“Kita masih buka bagi yang baru sempat, karena kasihan juga kalau sudah ada nama tapi tidak ambil, untuk tahap ketiga nanti pasti akan diumumkan. Kita masih menunggu, di daerah lain sudah jalan seperti Nabire dan Merauke karena tempatnya masih bisa diakses,” tutupnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *