oleh

Realisasi Sensus Online Hanya 2,7 Persen

TIMIKA – Realisasi Sensus Online yang berjalan sejak Februari hingga 29 Mei yang lalu, hanya berada pada posisi 2,7 persen atau 2.082 Kepala Keluarga (KK) dari target 6.592 KK atau 8,5 persen. Padahal sebelumnya BPS pusat telah memberi perpanjangan waktu kepada semua BPS yang ada, yang sebelumnya diputuskan akan selesai 31 Maret, namun karena pandemi Covid-19 sehingga diperpanjang hingga 29 Mei. Tetapi nyatanya perpanjangan waktu ini tidak berdampak pada pertumbuhan sensus itu sendiri.

Kepala BPS Mimika, Trisno L Tamanampo saat ditemui Radar Timika, Jumat (19/6) di ruang kerjanya mengatakan, lambatnya pertumbuhan ini karena tidaknya adanya pendampingan yang sebelumnya sempat dilakukan BPS di beberapa titik seperti di Kantor Pusat Pemerintahan SP 3 sebelum Covid-19.

“Mungkin saja karena tidak ada yang damping atau tuntun, seperti yang sempat kita lakukan dan memang saat itu sangat disambut baik. Kalau cuma mengingatkan dan mengimbau ternyata tidak begitu diterapkan,” katanya.

Dengan tidak tercapainya target Sensus Online yang sebelumnya diperkirakan akan mencapai target karena masyarakat lebih banyak di rumah di masa pandemi Covid-19, dimana masyarakat diimbau untuk tetap di rumah dan penerapan kerja dari rumah oleh beberapa perusahaan, maka target Sensus Penduduk secara wawancara atau door to door pun yang rencananya akan dilakukan pada September nanti akan lebih banyak lagi.

“Sensus Wawancara juga diundur ke September yang dulu dijadwalkan Juli bulan depan. Tetapi semua berubah karena pandemi. Kita pun belum merekrut petugas sensus nantinya karena belum ada petunjuk dari pusat. Yah semoga saja kita juga bisa capai target,” tegasnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *