oleh

Komisi A Harap Operator OAP Diprioritaskan untuk Peningkatan SDM Di Dispencapil

TIMIKA – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika meminta kepada Pemda Mimika khususnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk memprioritaskan para tenaga honorer yang bertugas sebagai operator sistem data kependudukan Orang Asli Papua (OAP) untuk mendapatkan pendidikan dan latihan demi peningkatan Sumber Daya Manusia.

Harapan tersebut terungkap saat Komisi A DPRD Mimika melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kantor Dispencapil, Senin (22/6).

Anggota Komisi A, Miller Kogoya mempertanyakan berapa jumlah tenaga operator yang ASN dan Honorer yang sudah mengikuti Pendidikan Dan Latihan (Diklat). Ia berharap agar tenaga operator layanan data kependudukan di Disdukcapil bisa diutamakan honorer maupun ASN OAP, sehingga mereka lebih mampu dan maksimal dalam melaksanakan tugas sebagai operator.

“Mereka harus diikutkan untuk kegiatan pelatihan demi peningkatan SDM, mungkin ikut pelatihan di Jayapura atau di Jakarta, sehingga mereka lebih mahir dan lancar dalam melaksanakan tugas sebagai operator,” ungkap Miller.

Senada dengan hal itu, anggota lainya, Mariunus Tandiseno berharap agar pegawai yang berstatus honorer atau ASN anak Asli Papua agar lebih diprioritaskan dalam hal kesejahteraan dan peningkatan SDM, agar mereka bisa melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam melayani masyarakat Mimika.

Menurut Mariunus, untuk meningkatkan SDM bagi tenaga operator itu sangat penting dalam mengoperasikan layanan aplikasi internet. Untuk meningkatkan SDM sebagai tenaga operator butuh dana, tanpa dana maka sia-sia program program yang direncanakan. Kadisdukcapil sebutnya, dipersilahkan untuk mengusulkan anggaran khusus untuk program prioritas terutama peningkatan SDM. Nantinya dewan akan mendorong dan memperjuangkan hal ini.

Di sisi yang sama, Ketua Komisi A, Daud Bunga mengatakan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat Mimika hal yang penting adalah sarana dan fasilitas pendukung ruangan dan kantor di sebuah OPD.

Dikatakan Daud, Disdukcapil merupakan salah satu OPD yang vital yang setiap hari berhadapan memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Mimika, sehingga perlu mendapatkan porsi anggaran yang memadai. Hal ini penting, sehingga pelayanan soal data kependudukan, KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, KIA, dan Surat Nikah Sipil dan lain sebagainya bisa terlayani dengan baik,” jelasnya.

Daud berharap agar Disdukcapil nanti bisa mengusulkan program-program prioritas yang menyangkut pelayanan pokok kepada masyarakat, lebih khusus warga masyarakat yang ada di pedalaman dan pelosok-pelosok.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *