oleh

Pasien Aktif Tersisa 95 Orang

Kumulasi Positif Capai 366

TIMIKA – Meskipun kasus masih bertambah tapi jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit terus berkurang. Ini disebabkan melonjaknya angka kesembuhan yang sudah mencapai 72,40 persen atau 265 orang dari total 366 kasus.

Dalam dua hari terakhir, sebanyak 250 spesimen diperiksa di laboratorium Klinik Kuala Kencana dan RSUD Mimika. Sebanyak 133 spesimen pada Sabtu (20/6) yang seluruhnya negatif dan 117 spesimen pada Minggu (21/6) dan 5 diantaranya dinyatakan positif Covid-19. Sehingga total kasus mencapai 366.

Pasien aktif kini tersisa 95 orang atau 25 persen dari total kasus. Mereka dirawat di tiga rumah sakit, diantaranya 2 pasien di RSMM, 44 orang di RSUD Mimika dan 49 orang pasien di RS Tembagapura. Diprediksi, sekitar 50 orang bahkan lebih bisa selesai menjalani masa perawatan dalam minggu ini dan bisa dinyatakan sembuh.

“Ini kabar baik, karena bertambahnya pasien sembuh menunjukkan tim medis bekerja. Saya yakin dalam beberapa hari kedepan pasti ada penambahan pasien sembuh. Atas nama tim gugus tugas sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim medis yang telah bekerja dan sampai saat ini tetap bekerja,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra dalam jumpa pers yang digelar melalui video conference, Minggu (21/6) kemarin.

Dikatakan Reynold ini menjadi gambaran baik penanganan Covid-19 di Mimika. Apalagi angka kematian masih tetap 6 orang atau 1,6 persen dan diharapkan tidak bertambah lagi. Sementara dalam 24 jam terakhir fasilitas kesehatan di Mimika tidak menemukan adanya Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Malahan jumlah ODP dan OTG yang sembuh terus bertambah. Total ODP yang sudah sembuh sebanyak 839 orang dan OTG sebanyak 975 orang. Masih tersisa sejumlah ODP dan OTG namun diharapkan bisa menyelesaikan masa pemantauan dalam beberapa hari kedepan.

Dari total 265 angka kesembuhan, 118 diantaranya selama ini ditangani oleh RSUD Mimika, 4 orang di RSMM dan 143 orang di RS Tembagapura. Diharapkan kepada seluruh keluarga pasien untuk tetap memberi dukungan. Bagi yang berprofesi sebagai ASN, karyawan, TNI dan Polri diharap kebijaksanaan pimpinan untuk memberi waktu selama 20 hari kedepan untuk isolasi mandiri dan tetap dalam pemantauan.

Reynold menambahkan, di masa adaptasi hidup baru ini tim gugus tugas akan melakukan sosial promosi terkait 9 protokol kesehatan sebagai bentuk implementasi dari kesepakatan bersama. 9 tim akan dibagi dan berkeliling serta mengunjungi pusat keramaian seperti mall, toko, tempat ibadah, tempat rekreasi, pasar, hotel, angkutan umum, terminal umum dan kantor.

Dari pantauan tim gugus tugas di masa adaptasi hidup baru, mulai temui adanya aktivitas masyarakat pada malam hari di kota Timika. Dimana warga tidak lagi disiplin. Ada kedai kopi yang buka, warung makan, pedagang kaki lima dan lainnya. Padahal instruksi Bupati masih berlaku tentang pembatasan aktivitas hanya sampai pukul 19.00 WIT.

“Kita masih di status kegawatdaruratan kesehatan. Sangat baik jika ada pengertian bersama. Relaksasasi ekonomi supaya masyarakat bisa beraktivitas mulai jam 6 pagi sampai jam 7 malam. Tidak ada aktivitas pada jam 7 malam sampai 6 pagi,” tegas Reynold. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *