oleh

Mimika Terapkan Normal Baru Jika Penularan Turun Menjadi 0,3

TIMIKA – Saat ini Kabupaten Mimika menerapkan Adaptasi Hidup Baru dalam menghadapi pandemi Covid-19. Namun Pemda Mimika akan berlakukan kehidupan normal baru jika angka penularan atau indeks reproduksinya telah turun menjadi 0,3. Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Johannes Rettob, SSos MM saat melakukan kunjungan ke Kantor Radar Timika, Rabu (24/6) siang WIT.

Menurut Wabup Rettob, setelah kasus penularan turun menjadi 0,3, maka semua aktifitas bisa normal kembali, tentunya dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Saat ini kasus penularan masih di angka 0,7. Artinya satu pasien menulari dua atau satu orang. Kalau sudah di angkat 0,3 kita akan buka semua kembali normal dengan protokol. Artinya penerbangan kembali normal, aktivitas ekonomi dan lainnya normal. Kalau sekarang kan masing-masing maskapai hanya dua kali seminggu,” beber Wabup John.

Kata Wabup, pemerintah melalui Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, terus berupaya agar kasus Covid di Mimika turun. Salah satunya dengan melakukan tracing di masyarakat. Dalam minggu ini juga lanjut Wabup akan dilakukan rapid test di tempat-tempat ibadah yang telah ditentukan. Untuk Jumat (26/6) rapid test akan dilakukan di Masjid Agung Babussalam. Kemudian Minggu di Gereja St Stefanus Sempan, GKI Marten Luther dan Kingmi.

“Kita tidak bisa berharap angka penularan 0. Tidak bisa kalau tidak ada penularan lagi. Kecuali yang bisa kita lakukan adalah berusaha menurunkan. Kalau sudah 0,3 kita buka semua kembali normal,” tegasnya.

Karena itu kesempatan tersebut ia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sebab apapun yang dilakukan pemerintah dan berapapun biaya yang dikeluarkan jika tanpa keterlibatan masyarakat untuk mencegah penularan, maka akan sia-sia.(ale)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *