oleh

GKI Jemaat Pniel Kembali Beribadah Minggu di Gereja

TIMIKA – Menindaklanjuti Surat Edaran Badan Pekerja Klasis Mimika Nomor 085/A-26/VI/2020 yang dikeluarkan sejak tanggal 16 Juni tentang penggunaan gedung gereja dalam melaksanakan ibadah minggu di masa pandemi Covid-19, Jemaat GKI Pniel Mimika akhirnya memutuskan untuk kembali melakukan ibadah minggu di gereja, Minggu (28/6).

Jemaat yang terdiri dari 15 Wijk atau kelompok ini membagi jadwal ibadah minggu menjadi 7 kali, dimana untuk Wijk 1 dan 2 pada pukul 05.30 WIT, Wijk 3 dan 4 pukul 07.00 WIT, Wijk 5 dan 6 pukul 09.00 WIT, Wijk 7 dan 8 pukul 11.00 WIT, Wijk 9 dan 10 pukul 13.00 WIT, Wijk 11 dan 12 pukul 15.00 WIT dan Wijk 13 dan 14 pukul 17.00 WIT. Sementara untuk Wijk 15 dapat menyesuaikan waktunya di masing-masing jam ibadah.

Adapun jemaat yang datang beribadah adalah orang dewasa yang sehat tidak termasuk lansia dan atau manula dan anak-anak yang berada di Wijk yang terjadwal jam ibadahnya. Wajib menggunakan masker standar, kaca mata pelindung atau face shield, membawa hand sanitizer dan tissue basah. Wajib mencuci tangan sebelum dan saat keluar dari gedung gereja serta diperiksa suhu tubuhnya.

Dari pantauan Radar Timika, terlihat pemberian persembahan yang sebelumnya diberikan saat ibadah sedang berlangsung, kini diberikan atau dimasukkan pada kotak persembahan sebelum dan atau sesudah ibadah sebelum mencuci tangan. Terlihat juga dalam gedung gereja kursi yang biasanya diisi 5 atau 6 orang dewasa kini hanya diisi 2 orang saja. Jarak antar kursi pun juga sangat diperhatikan oleh tim kerja yang dibentuk PHMJ selama masa Covid-19.

Dalam ibadah perdana di masa Covid-19 ini pun dilakukan Peneguhan Sidi kepada 35 anggota katekisasi yang telah mengikuti katekisasi selama kurang lebih 1 tahun. Namun dalam pelaksanannya tidak dilakukan satu kali, tetapi 5 kali yang dimulai pada ibadah pukul 09.00 WIT, dimana dalam setiap jam ibadah hanya diikuti 7 anggota katekisasi saja.

Ibadah pukul 09.00 WIT yang dipimpin Ketua PHMJ GKI Pniel, Pdt Jolanda Olga Sapaheluwakan dengan pembacaan Injil Matius 4:19-20 mengatakan sangat bersyukur bisa kembali bertemu dan melakukan ibadah kembali di gereja, meskipun hanya singkat dan tidak seperti sebelumnya, dimana ada jabat tangan. Namun hal ini lanjut Pdt Olga bukan penghalang untuk tetap bersyukur atas kesehatan dan berkat yang Tuhan Yesus Kristus berikan.

“Semoga wabah ini bisa segera berlalu dan kita semua bisa melakukan ibadah dengan normal kembali, dan terima kasih juga kepada kita semua yang sudah setia dan rutin melakukan ibadah di rumah masing-masing selama masa pandemi ini,” katanya.

Ia juga berpesan kepada anak-anak yang ikut peneguhan sidi untuk menjadi anggota jemaat yang bertanggung jawab, untuk mengambil bagian dalam pelayanan jemaat serta hidup dalam kasih, kasih kepada Allah dan kepada sesama umat manusia. Dan melangkah untuk melibatkan diri menjadi Persekutuan Anggota Muda (PAM).(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *