oleh

PDIP Papua Minta Pelaku Pembakaran Bendera Ditangkap

JAYAPURA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Papua mengecam aksi pembakaran terhadap bendera PDIP saat demo di depan gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (24/6) lalu. Bahkan mereka meminta kepada aparat penegak hukum yakni Kapolri untuk segera melakukan penangkapan dan melakukan proses hukum kepada pelaku-pelaku bahkan dalang dibalik peristiwa pembakaran bendera PDIP tersebut.

“Karena kami melihat peristiwa pembakaran tidak sejalan dengan maksud awal dari kelompok pendemo, yang menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Tetapi fakta di lapangan mereka justru meminta menurunkan Presiden dan melakukan pembakaran bendera PDIP dan menyatakan PDIP PKI. Bagi kami mereka itu yang PKI, bukan kita PDIP,” sebut Bendahara DPD PDIP Provinsi Papua, Willem Wandik, SE MSi kepada wartawan di sela-sela acara aksi bersih pantai Hamadi saat peringatan Hari Bung Karno, Bapak Bangsa, di Pantai Holtecam Kota Jayapura, Sabtu (27/6).

Kata Willem, ideologi PDIP jelas yaitu Pancasila. Dan PDIP selalu konsisten dan tetap memperjuangkan ideologi Pancasila. Sementara para pendemo yang membakar bendera PDIP justru yang memperjuangkan ideology lain yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“Sehingga kami meminta agar Kapolri menangkap dan memproses para pelaku dan dalang di belakang otak pembakaran bendera PDIP. Kami dari Timur Indonesia minta Kapolri proses hukum para pelaku, sehingga memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum serta penegakan demokrasi,” tegas lelaki yang juga menjabat sebagai Bupati Puncak Papua.

Disinggung apakah PDIP Papua akan melakukan aksi lapangan, Willem Wandik mengatakan pihaknya tetap mengikuti instrusi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Yangmana pihaknya akan merapatkan barisan untuk mendukung proses hukum terhadap para pelaku.

“Kami tidak melakukan aksi, tapi kami minta pelaku diproses,” tambahnya.(rdr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *