oleh

17 Kasus Baru Dilaporkan dalam Dua Hari

TIMIKA – Kasus Covid-19 di Kabupaten Mimika bertambah lagi. Dalam dua hari terakhir dilaporkan ada 17 kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan real time PCR. Dua kasus pada Sabtu (27/6) dan 15 kasus baru dilaporkan Minggu (28/6) kemarin.

Tambahan 15 kasus baru yang dilaporkan kemarin seluruhnya dari RS Tembagapura. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra dalam jumpa pers melalui video conference mengatakan dari 15 kasus baru, 10 diantaranya adalah karyawan yang akan melakukan perjalanan ke luar Kabupaten Mimika. 4 adalah karyawan dari Timika yang akan kembali bekerja ke wilayah Tembagapura dan satu merupakan hasil tracing contact.

Hampir semua kasus baru ini adalah Orang Tanpa Gejala (OTG). Awalnya dilakukan rapid test dengan hasil reaktif kemudian dilanjutkan dengan swab yang hasilnya juga positif Covid-19. Bagi 11 karyawan yang masih di Tembagapura sudah menjalani isolasi dan yang ingin berangkat tidak diizinkan. Sementara 4 orang yang merupakan warga Timika menjalani isolasi mandiri.

“Kami akan koordinasi dengan Tim Public Health PT Freeport Indonesia untuk melakukan tracing atau penggalian informasi terkait riwayat kontak pasien yang masih di Timika,” katanya.

Selain adanya penambahan kasus baru, RS Tembagapura juga melaporkan tiga pasien yang sembuh. Sehingga jumlah pasien yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 308 orang dari total 389 kasus. Dengan demikian terdapat 75 kasus yang masih aktif dan ditangani di dua rumah sakit yakni 37 di RSUD Mimika dan 38 di RS Tembagapura.

Hingga kemarin masih ada 14 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 567 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1.245 Orang Tanpa Gejala (OTG). OTG masih terus bertambah berdasarkan temuan oleh setiap layanan kesehatan dan hasil penjaringan orang yang diduga Covid-19 melalui rapid test pada saat pengawasan di masa adaptasi hidup baru.

Timika kesehatan dalam minggu ini akan melakukan verifikasi terhadap ODP dan OTG yang jumlahnya ribuan. Sebab menurut Reynold, sebagian besar dari jumlah ini sudah dinyatakan sembuh atau selesai masa pemantauan.

Tim kesehatan Mimika setidaknya sudah mengirim 3.501 spesimen untuk pemeriksaan real time PCR. Hasilnya 389 spesimen dinyatakan positif sedangkan sisanya yaitu 3.043 spesimen yang dinyatakan negatif. “Kami masih menunggu 69 spesimen yang akan dilaporkan besok (hari ini),” kata Reynold.

Ia juga menambahkan, hingga kini setidaknya sudah ada 13.004 orang yang sudah menjalani pemeriksaan antibodi atau rapid test. Hasilnya 1.731 orang yang dinyatakan positif dengan rapid test atau setara dengan 13,31 persen. Khusus pada masa adaptasi hidup baru sudah ada 988 orang yang rapid test dengan 8,2 persen atau 81 orang yang positif. “Angka ini kalau kami lihat dalam lima hari terakhir meningkat,” terangnya.

Untuk itu ia kembali mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Apalagi saat ini masih dalam masa pembatasan sosial sehingga masyarakat harus patuh pada instruksi pemerintah. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *