oleh

Angka Reproduksi Covid-19 Sudah 0,34

TIMIKA – Perjuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dan masyarakat dalam melawan Covid-19 mulai membuahkan hasil. Selama tiga bulan bergelut, akhirnya kasus mulai dikendalikan. Itu bisa tergambar dari angka reproduksi efektif Covid-19 yang sudah berada di bawah 1, tepatnya 0,34. Angka ini khusus untuk wilayah lowland atau Kota Timika.

Memang masih ada penambahan kasus, tapi tidak signifikan. Seperti yang dilaporkan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Mimika, Reynold Ubra, dari 70 spesimen yang diperiksa di laboratorium PCR RSUD Mimika hanya satu spesimen yang dinyatakan positif Covid-19. Spesimen dari pasien yang merupakan kontak erat dengan tiga pasien sebelumnya. Sehingga total kasus mencapai 390.

RSUD Mimika juga kembali melaporkan 6 pasien yang sembuh. Sehingga ini menambah angka kesembuhan di Mimika dan juga Provinsi Papua. Di Mimika secara kumulatif, 314 pasien sudah dinyatakan sembuh.

Dengan begitu pasien aktif juga semakin berkurang. Yang masih ditangani tersisa 70 orang. Di RSUD Mimika ada 32 pasien dan 38 orang di RS Tembagapura. Sementara RSMM sendiri kini menangani 4 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang belum terkonfirmasi Covid-19. Jumlah PDP sendiri kembali bertambah menjadi 16 orang termasuk yang dirawat di RSMM.

Jika dipetakan menurut wilayah, Distrik Tembagapura tercatat dengan kasus terbanyak yakni 219 kasus. Sedangkan di wilayah lowland dimana kasus tersebar di tiga distrik yakni Kuala Kencana, Mimika Baru dan Wania totalnya 171 kasus.

Meskipun ada penambahan kasud dikatakan Reynold, namun angka reproduksi efektif di wilayah lowland atau Kota Timika dan sekitarnya kini sudah berada di bawah 1 (satu) tepatnya 0,34. Artinya satu pasien tidak menularkan virus kepada orang lain. Sementara di wilayah di Tembagapura kembali meningkat dari 0,68 menjadi 1,1 atau satu pasien masih berpotensi menularkan kepada satu orang.

“Ini memberikan gambaran apakah pada tanggal 2 Juli nanti jika kasus di Tembagapura meningkat apakah PSDD di Tembagapura masih terus dilanjutkan. Sementara wilayah dataran rendah dapat saja masuki masa new normal,” jelas Reynold.

Distrik Wania yang tadinya masih zona merah kini statusnya sudah turun menjadi zona kuning. Diharapkan dalam beberapa hari kedepan ada peningkatan sehingga wilayah-wilayah zona merah di Kota Timika bisa menjadi kuning bahkan hijau.

Kabar baik juga dilaporkan Tim Gugus Tugas. Dimana sebanyak 105 ODP dinyatakan sehat dan selesai masa pemantauan. Demikian pua ada 363 Orang Tanpa Gejala (OTG) yang sehat dan selesai masa pemantauan. Sehingga tersisa 464 ODP dan 882 OTG. “Kami akan tetap lakukan deteksi maupun tracing. Sementara isolasi terapkan isolasi mandiri di rumah dengan lakukan pengawasan di bantu keluarga,” ujar Reynold. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *