oleh

PDIP Mimika akan Laporkan Pembakar Bendera Partai

TIMIKA – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Mimika, mendesak Kapolri dan jajaran kepolisian untuk menangkap oknum pembakar bendera PDI Perjuangan. Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPC PDIP Mimika, Yohanis Felix Helyanan bersama para pengurus partai di Sekretariat DPC PDIP Mimika, Jalan Mambruk, Senin (29/6) kemarin.

Pernyataan sikap DPC PDIP Kabupaten Mimika ini sehubungan dengan adanya peristiwa pembakaran bendera PDI Perjuangan yang terjadi pada Rabu (24/6) pada saat demo penolakan RUU HIP di Senayan, tepatnya di depan gedung DPR RI. Selain meminta Kapolri dan Kepolisian menangkap oknum pelaku pembakar bendera, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh kader dan simpatisan PDIP untuk menahan diri dan tidak terprovokasi dengan tindakan oknum yang tidak bertanggungjawab sesuai dengan instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri.

Jhon Tie, sapaan akrab Yohanis Felix Helyanan dalam pernyataan sikapnya juga menginstruksikan kepada seluruh kader dan simpatisan untuk mengibarkan bendera partai di rumah masing-masing selama 7 hari, terhitung sejak 30 Juni 2020. Selanjutnya, DPC PDIP Kabupaten Mimika akan menyampaikan laporan secara tertulis kepada Kapolres Mimika untuk ditindaklanjuti laporan ini ke Mabes Polri di Jakarta.

Jhon Tie mengatakan dengan situasi saat ini di mana banyak yang membenci partai berlogo moncong putih ini. Namun tidak ditampik juga jika semakin banyak orang lainya yang mencintai, simpatik kepada PDIP.

“Kita lihat saja hasil survey, bahwa PDI Perjuangan tetap solid dan tetap ada di atas, kita berharap masyarakat percaya bahwa PDI Perjuangan ini adalah kepemimpinan masyarakat dan untuk mensejahterakan rakyat,” jelas Jhon Tie.

Ditambahkanya, para kader dan simpatisan tetap solid, merapatkan barisan dan satu komando (satu arah).

Senada dengan hal itu, Sekretaris DPC PDIP Mimika, Alfiyan Akbar Balyanan mengatakan laporan yang ditujukan kepada oknum pembakar bendera PDIP yakni Aliansi Masyarakat Anti Komunis yang demo di Senayan dapat ditangkap. Oknum ini diduga melanggar beberapa pasal di KHUP yang diantaranya Pasal 406 juncto Pasal 70 KHUP. Selain dilaporkan oleh DPC PDIP Mimika, hal yang sama juga dilaporkan oleh DPC PDIP di seluruh tanah air yang melaporkan laporan tertulis kepada Kapolres di daerahnya masing-masing untuk kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian di Mabes Polri. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *