oleh

Penumpang Ramai, Pengawasan di Pintu Masuk Diperketat

TIMIKA – Sejak dibukanya akses penerbangan maupun pelayaran, para penumpang mulai memadati pintu keluar masuk baik di bandar udara maupun pelabuhan laut. Mengingat ini menjadi ancaman terhadap upaya pengendalian Covid-19, maka Tim Gugus Tugas semakin memperketat pengawasan.

Sebagai langkah antisipasi, Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 akan duduk bersama dengan tim kesehatan di pelabuhan dan bandar udara untuk membicarakan secara teknis penjaringan kasus bagi pelaku perjalanan baik yang akan keluar dari Mimika maupun masuk.

Salah satu strategi yang akan dilakukan seperti yang diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Covid, Reynold Ubra adalah bagi penumpang dari Timika yang rapaid test positif akan disampaikan terlebih dahulu kepada petugas di kantor kesehatan pelabuhan. “Demikian pula sebaliknya jika ada penumpag yang datang, kami pantau selama 14 hari,” kata Reynold dalam jumpa pers melalui video conference, Senin (29/6) kemarin.

Meningkatnya jumlah pelaku perjalanan diakui Reynold, maka tim juga melakukan penyesuaian. Apalagi terdapat dua terminal yang ada di sisi utara dan selatan. Penumpang yang datang mencapai ratusan. Ditambah lagi karyawan perusahaan yang turun dan naik ke Tembagapura yang jumlahnya bisa mencapai 100 orang per bus. “Kami akan perketat pintu masuk dengan membuat jejaring kerja,” ujarnya.

Penumpang dari daerah lain yang transit di Timika pun kata Reynold akan diperketat. Namun kata dia hampir semua pelaku perjalanan yang masuk ke Timika terutama penumpang intra Papua hampir sebagian besar sudah memiliki surat keterangan sehat atau surat keterangan bebas Covid-19. Untuk memudahkan, akan disiapkan layanan rapid test di pintu masuk. “Kami sudah antisipasi hal tersebut,” tandasnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *