oleh

Sempat Tertunda, BPK Kembali Audit Pemda Mimika

TIMIKA – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Papua akhirnya kembali melakukan pemeriksan atau audit lanjutan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2019. Audit yang seharusnya dilakukan pada Bulan Maret itu tertunda karena adanya pandemi Covid-19.

Sebelum turun ke setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan audit, tim dari BPK melakukan pertemuan tertutup dengan Pemda Mimika yang dipimpin oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, Ssos MM di Hotel Grand Mozza, Selasa (30/6) kemarin.

Wabup Rettob yang ditemui usai pertemuan mengatakan pemeriksaan pendahuluan sudah dilakukan pada Februari lalu. Namun pemeriksaan pendahuluan itu masih sebatas pada administrasi. Harusnya setelah pemeriksaan pendahuluan langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan pada bulan Maret tapi karena masa pandemi sehingga tertunda dan baru dilakukan sekarang.

Untuk pemeriksaan lanjutan ini BPK akan melakukan audit menyeluruh mulai dari laporan keuangan, hingga melihat secara langsung fisik pekerjaan. “Ini pemeriksaan lanjutan jadi turun lapangan dan ada wawancara,” ujar Wabup Rettob.

Masa pemeriksaan dilakukan dalam 25 hari kedepan. Untuk itu OPD diminta kooperatif agar bisa berjalan lancar. Seluruh pihak terkait mulai dari pimpinan OPD selaku kuasa pengguna anggaran, kemudian bendahara, pejabat pelaksana teknis kegiatan harus ada di tempat untuk memberikan data. Bukan hanya soal keuangan tapi juga aset.

Setelah pemeriksaan BPK akan mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) apakah pengelolaan keuangan Pemda Mimika masih dalam kategori Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau berubah. LHP juga sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2020 yang sedang disusun oleh tim anggaran.

“Ini kita diberi waktu 25 hari. Kita kejar kalau bisa cepat. Kalau datanya lengkap itu bisa kejar untuk APBD Perubahan. Kita harap pemeriksaan jalan lancar sehingga bisa cepat karena situasinya agak berbeda,” terang Wabup.(sun)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *