oleh

AKP Florensin: Kami Akan Terus Bekerja Keras

Dapat Penghargaan di Hari Bhayangkara

TIMIKA – Polres Mimika memberikan penghargaan kepada personel yang dianggap berprestasi. Penghargaan diberikan kepada dua anggota Polres Mimika. Salah satunya adalah AKP Florensin Yuliet Nari.

AKP Florensin Nari usai peringatan HUT Bhayangkara ke 74, di Mapolres Mile 32, Rabu (1/7) menceritakan, piagam yang didapatkannya, dikarenakan tugas pengamanan di Distrik Alama bersama sekitar 20 aparat keamanan lainnya. Di mana saat itu, mereka bertahan dari serangan KKB.

AKP Florensin Nari mengenang, saat itu, ia dan beberapa orang akan menggeser logistik pemilu kembali ke Timika. Sementara, dirinya sebagai Perwira Pengendali (Padal) sudah berkoordinasi dengan Bawaslu serta PPD.

“Namun saat itu ada tembakan dari dua arah baik dari gunung dan juga kali. Itu terjadi Tahun 2019 saat Pemilu,” kenangnya.

Lebih lanjut, ia dan anggota lainnya selamat karena sempat berlindung di dalam sebuah sekolah. Di mana sekolah tersebut, terdapat kolong karena arsitekturnya berbentuk panggung.

“Kondisinya saat itu tidak memungkinkan dan kami bisa bertahan. Dari pagi sampai sore kami bertahan sampai saat evakuasi dan dijemput Kapolres sebelumnya, Pak Agung Marlianto. Itu sekitar setengah lima sore. Kami semua selamat,” ungkapnya.

Ia bersyukur mendapatkan penghargaan. Di mana sampai saat ini, ia masih bekerja sebagaimana biasanya di bawah pimpinan Kapolres AKBP Era Adhinata.

“Kami berterimakasih kepada pimpinan kami. Ke depan, kami akan terus bekerja keras demi tugas dan tanggung jawab yang diemban,” tuturnya.

Wanita kelahiran Jayapura, 16 April 1978 yang kini menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan Polres Mimika tersebut tak sendirian mendapat penghargaan. Bersama dengannya, ada AKP Mansur, yang kini menjabat Kasat Reserse Narkoba yang juga mendapat penghargaan di Hari Bhayangkara ke-74.

Penghargaan yang diterima AKP Florensin Yuliet Nari langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Kabiro SDM Polda Papua, Kombes Pol Aris Haryanto.

Di mana dalam penerapannya, penghargaan diberikan karena prestasinya dalam berbagai penugasan dan pengungkapan kasus tindak pidana. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *