oleh

Kampung Timuka Bangun Jembatan dengan Dana Desa

TIMIKA – Kampung Timika Pantai  yang lebih dikenal dengan sebutan Timuka di Distrik Mimika Tengah (Mikteng), telah berhasil membangun fasilitas jembatan dermaga untuk tambatan perahu. Dengan kesepakatan pihak terkait, jembatan ini dibangun pada tahun 2019. Memasuki tengah semester tahun 2020, progres pembangunan jembatan ini sudah mencapai 95 persen.

Kepala Distrik Mikteng, Moses Yarangga kepada Radar Timika melalui sambungan telepon mengungkapkan jika pembangunan jembatan di Kampung Timuka ini dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 224 juta yang bersumber dari Dana Desa tahun 2019.

Walaupun nominal Rp 224 juta ini dinilai tidak maksimal dan bisa mengerjakan proyek di wilayah pesisir pantai, namun dengan dukungan kepala-kepala kampung dan masyarakat setempat, keinginan untuk memiliki jembatan tambatan perahu yang permanen bisa dilaksanakan.

“Kalau dengan nominal yang ada ini, tidak mungkin orang berani, namun kami bisa jalan karena ini adalah harapan masyarakat untuk punya fasilitas yang memadai,” jelas Moses.

Disebutkannya, panjang jembatan ini 150 meter dan lebar hampir 2 meter. Pembangunan jembatan ini tersisa 3 meter dan akan rampung.

Ungkap Moses, dengan adanya fasilitas jembatan di Kampung Timuka ini diharapkan “wajah baru” kampung akan semakin membuat daya tarik tersendiri. Dari jembatan permanen ini, masyarakat setempat juga bisa lebih mudah untuk melakukan aktivitas yang mengantungkan sistim transportasi sungai.

“Wajah itu kan penting, paling tidak ada polesannya agar kampung ini bisa punya daya tarik, tidak mungkin kami pakai papan terus,” ungkap Moses.

Lanjutnya, dari distrik-distrik yang ada di pesisir pantai, hanya Distrik Mikteng yang berani menggunakan Dana Desa untuk kepentingan pembangunan jembatan tambatan perahu. Untuk hal ini tambahnya, karena ada dukungan penuh masyarakat demi kepentingan masyarakat.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *