oleh

Komisi B Harapkan Disnak dan Keswan Terus Tingkatkan Pembinaan Peternak Lokal

TIMIKA – Komisi B DPRD Mimika berharap Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) dapat terus meningkatkan kegiatan pembinaanya kepada para peternak lokal di Kabupaten Mimika. Pembinaan kepada peternak Orang Asli Papua (OAP) ini dilakukan agar mereka menjadi peternak handal.

Ketua Komisi B Rizal Pata’dan di ruang kerjanya, Rabu (1/7) mengatakan Disnak dan Keswan diharapkannya dapat terus meningkatkan pembinaan kepada peternak lokal, agar mereka kedepannya bisa mandiri.

Jika pembinaan dilakukan secara kontinyu, kata Rizal, para peternak lokal ini juga bisa menjadi peternak handal dan mampu bersaing dengan sesama peternak untuk peningkatan perekonomiannya.

“Komisi B meminta pemerintah melalui OPD teknis untuk terus menggalakkan pembinaan bagi para peternak Orang Asli Papua, agar bisa mandiri dan menjadi peternak andalan Mimika,” ujar Rizal.

Disnak dan Keswan sebutnya, perlu melakukan pendampingan itu terkait teknik beternak yang baik kepada peternak putra daerah, di samping juga membantu penyediaan bibit hewan dan pakan ternak.

Dimana jelas Rizal, keberhasilan program dinas ini akan membantu peternak lokal baik secara ekonomi keluarganya maupun ketahanan pangan daerah Mimika secara umum.

Menanggapi usulan tersebut, Sekretaris Disnak dan Keswan Mimika, drh Sabelina Fitriani mengatakan program pembinaan kepada para peternak lokal terus dilakukan. Ia menyebutkan, seperti pada pembinaan yang dilakukan tahun lalu kepada para peternak babi. Dimana, sebanyak 250 peternak yang telah mendapat bantuan bibit ternak babi pada tahun 2016 dan 2017 yang bersumber dari dana otonomi khusus telah dibina dan saat ini masih terus melakukan kegiatan peternakan mereka.

“Secara umum, program pembinaan dan pengembangan peternak babi di Mimika telah berjalan dengan baik, bahkan ada peternak yang bisa mengembangkan ternak babi yang telah dibagikan,” jelas Sabelina.

Dijelaskan Sabelina, sejak Tahun 2016-2018, pihaknya telah memberikan bantuan bibit ternak babi masing-masing satu pasang kepada 250 peternak setiap tahun termasuk bantuan bahan bangunan untuk pembuatan kandang babi. Program bantuan bibit ternak babi tersebut diberikan secara khusus kepada peternak asli Papua sesuai peruntukan alokasi dana Otsus Papua.

Selain bibit ternak babi, telah diberikan bantuan bibit ternak ayam petelur kepada peternak ayam petelur yang juga merupakan peternak lokal di Mimika.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *