oleh

Musim Hujan Tiba, Lurah Pasar Sentral Minta Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

TIMIKA – Memasuki puncak musim hujan yang diprediksi akan terjadi di Bulan Juli ini, dimana hujan akan terjadi sepanjang hari selama 24 jam sebagaimana yang terjadi pada Rabu (1/7) kemarin, warga Kelurahan Pasar Sentral diimbau agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya pada drainase atau tempat saluran air lainnya yang bisa memicu terjadinya penyumbatan aliran air yang bisa menyebabkan genangan air atau banjir. Hal ini disampaikan Kepala Kelurahan Pasar Sentral, Dominikus kepada Radar Timika, Rabu (1/7).

Ia mengatakan, persoalan sampah memang merupakan hal yang selalu diseriusi, namun tingkat kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya masih tergolong rendah padahal pihak kelurahan selalu menyampaikan imbauan melalui RT masing-masing.

Memang saat ini di wilayah kerja Kelurahan Pasar Sentral yang terdiri dari 21 RT belum pernah ada banjir, namun genangan air sudah sering terjadi, namun hal tersebut masih dianggap biasa oleh sebagian besar warganya.

“Hanya beberapa yang mendengar tapi yang lainnya itu masa bodoh dan kita juga tidak bisa setiap saat akan memantau mereka terus. Nanti banjir baru mereka salahkan kita lagi. Memang saat ini belum ada banjir, tapi genangan air di beberapa titik sudah terjadi, tapi itu selalu dianggap biasa dan tidak dipedulikan warga, padahal itu karena sampah,” katanya.

Selain itu Dominikus juga meminta warga untuk membuang sampah dengan memperhatikan waktu yang telah ditetapkan pemerintah, yakni pukul 16.00 WIT sampai pukul 06.00 WIT. Bukan pada siang hari karena akan menggangu keindahan kota.

“Kalau hujan terus seperti ini setiap hari pasti air akan naik karena tidak bisa mengalir. Sampah juga jangan dibuang siang hari, karena nanti akan dibawa hujan dan kotor lagi. Tidak mungkin petugas akan pergi pungut satu-satu kan, jadi alangkah bagusnya saat malam atau subuh,” tutupnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *