oleh

Orang Tua Dihimbau Waspadai Modus Baru Anak Mabuk Lem Aibon

TIMIKA – Warga khususnya para orang tua, perlu mewaspadai modus baru anak mabuk lem aibon di Kota Timika. Melihat fenomena baru ini, Dinas Sosial dan OPD terkait perlu memberi pembinaan kepada anak-anak terlantar, yang masih sering berkeliaran di seputaran kota.

Hal itu diungkapkan Legislator DPRD Mimika Reddy Wijaya, Rabu (1/7). Reddy mengatakan Dinas Sosial dan OPD terkait, perlu memberi pembinaan secara tuntas agar anak tidak kembali ke kebiasaan buruk itu.

Para penjual di toko-toko Kota Timika sebut Reddy, perlu diberi surat imbauan dari pemerintah melalui dinas teknis terkait, agar tidak menjual sembarangan lem aibon yang marak digunakan anak-anak di bawah umur untuk mabuk, dengan menghirup aroma zat kimia adiktif itu.

“Warga khususnya orang tua diharapkan dapat lebih memperhatikan anak-anak, karena ada modus baru anak mabuk lem aibon,” ujarnya.

Reddy Wijaya memperingatkan warga khususnya para orang tua, agar lebih menaruh perhatian pada anak-anaknya. Pasalnya kini ada cara gaya baru mereka mabuk, yakni dengan menghirup aroma bahan bakar bensin. Hal ini sebagaimana terungkap setelah para Legislator di Komisi A DPRD bertemu dengan Polres Mimika.

Lagi kata Reddy, peran Dinas Sosial dinilainya penting untuk membina anak-anak aibon Timika ini, dengan menyediakan penampungan yang representative, agar mereka tuntas dibina sampai meninggalkan kebiasaan buruk itu. Bukan hanya sekedar ditangkap lalu dilepaskan dan kembali berulang.

Legislator DPRD Mimika asal Partai Solidaritas Indonesia Reddy Wijaya menambahkan, program kerja di OPD teknis Pemkab Mimika menjadi penentu keberhasilan, pembinaan dan pengentasan anak aibon Kota Timika ini, selain juga peran dari orang tua.

Reddy menegaskan, keterbatasan anggaran pada dinas tidak bisa dijadikan alasan untuk pemerintah, untuk tidak memberi perhatian dan pembinaan bagi anak-anak, yang kelak akan menjadi tulang punggung daerah ini.

Oleh karenanya tambah Reddy, diperlukan kerja sama yang baik dari Dinas Sosial, Satpol PP dan Polres Mimika untuk mengatasi permasalahan anak mabuk lem aibon ini, yang tidak jarang mengganggu ketenangan warga dan Kamtimbmas di Kota Timika. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *