oleh

Peduli Tenaga Medis, PT Suprabakti Mandiri Berikan Bantuan APD

TIMIKA – Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada para tenaga medis dalam melakukan pelayanan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mimika, PT Suprabakti Mandiri Timika memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa hazmat dan masker kepada 3 Puskesmas, yakni Puskesmas Timika, Timika Jaya dan Puskesmas Jile Yale, Kamis (2/7).

Penyerahan bantuan yang disaksikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Ronny S Marjen, juga merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang bergerak di bidang conveyor produk and service, asphalt mixing plant and crusher ini.

“Bantuan ini tujuannya untuk membantu para medis yang mana supaya mereka bekerja lebih semangat untuk memerangi virus corona yang lagi merebak di Indonesia dan terutama di Timika. Kita merasa terpanggil untuk membantu teman-teman medis dengan APD ini. Kita berharap supaya virus corona yang ada di Timika ini bisa cepat selesai,” kata kata penanggung jawab penyerahan bantuan PT Suprabakti Mandiri, Ridho.

Sebelumnya pada minggu lalu PT Suprabakti Mandiri telah menyerahkan bantuan yang sama kepada masyarakat yang ada di Atuka dan Kokonao, dengan tujuan dan harapan yang sama yakni agar wabah yang sangat meresahkan ini cepat selesai.

Dalam waktu dekat perusahaan ini juga lanjut Ridho berencana untuk turun langsung untuk membagikan masker kepada masyarakat. Adapun jumlah APD yang sudah diserahkan yakni 2.000 masker dan 200 pcs hazmat.

Kepala Puskesmas Timika Jaya, dr Mozes Untung saat menerima bantuan APD dari perwakilan PT Suprabakti Mandiri mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan, serta berharap PT Suprabakti Mandiri bisa terus menjadi perusahaan yang sukses dan semua karyawan yang bekerja di dalamnya selalu dalam lindungan Tuhan.

Sementara itu, Kadisnaker, Ronny S Marjen sangat mengapresiasi penyerahan bantuan ini. Ia mengatakan hal ini merupakan wujud dari pemberian kostribusi nyata dalam situasi yang tidak normal ini. Pasalnya situasi ini menurut Ronny adalah situasi baru, dimana belum ada satu orang pun yang memiliki pengalaman untuk menanganinya, sehingga membutuhkan kerjasama yang baik dari semua pihak termasuk pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Mimika.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh PT Suprabakti Mandiri ini adalah contoh yang baik yang harus diikuti oleh perusahaan lainnya.

“Kita tidak hanya datang cari makan di tempat ini. Kita tidak boleh hanya mencari keuntungan di tempat ini. Semua orang harus berkontribusi membangun masyarakat dan memelihara situasi yang ada. Saya yakin ketika kita mensejahterahkan suatu kota dimana kita ditempatkan, maka itu akan secara otomatis juga ikut berdampak untuk kesejahteraan kita,” tutupnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *