oleh

163 KK di Kampung Bintang Lima Terima BLT Desa Tahap II

TIMIKA – Sebanyak 163 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Bintang Lima, Distrik Kwamki Narama, kembali berkesempatan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa pada tahap II Dana Desa (DD). Dana yang disalurkan Pemerintah Pusat melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan (KPPN) Timika, jumlahnya Rp 600 ribu per KK, seperti tahap pertama.

Penyerahan BLT Desa Tahap II yang dilakukan langsung oleh Kepala Kampung Bintang Lima, Nael Yanengga, Rabu (8/7), dikawal ketat pihak Kepolisian Kwamki Narama, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Warga penerima bantuan ini merupakan keluarga miskin atau tidak mampu di Kampung Bintang Lima yang tidak menerima Program Keluarga Harapan (PHK), Kartu Sembako dan penerima bantuan tunai lainnya dari pemerintah.

“Penerima ini adalah warga yang memang tidak terdaftar menerima bantuan lainnya dari pemerintah. Tahap kedua ini kita berikan kepada 163 KK, jadi jumlahnya Rp 93.800.000,” kata Nael.

Ia mengatakan, 163 KK penerima BLT Desa ini nantinya juga masih akan terdaftar sebagai penerima BLT Desa Tahap III.

Ia berharap warga Bintang Lima bisa menggunakan bantuan yang diberikan dengan baik. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Selain pembagian BLT Desa, pihak kampung juga memberikan masker dan hand sanitizer kepada warga yang datang. Serta ada juga yang diberikan langsung kepada para ketua RT untuk kemudian dibagikan kepada warga yang ada di wilayah kerjanya.

“Warga di sini kami imbau untuk tetap pakai masker kalau keluar rumah. Cuci tangan juga. Kalau tidak cuci tangan dengan air, pakai hand sanitizer saja. Kami tadi bagikan beberapa,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Pol Subsektor Kwamki Narama, Aiptu Bambang, mengatakan selama pembagian BLT Desa di kampung ini mulai dari tahap I dan II situasi selalu aman dan tidak ada gangguan. Meskipun dari segi manajemen pemerintahan kampung masih kekurangan dalam segi data, tetapi semua bisa terakomodir dan menerima bantuan pemerintah tersebut.

“Pembagian BLT dilakukan di dua kampung yakni Walani dan Bintang Lima dan aman yah. Kita memang mendampingi, tetapi sejauh ini selalu aman. Warga yang datang pun pakai masker dan yang tidak tadi dikasih juga sama pemerintah kampung. Kita harapkan kedepan di sini tetap aman,” tutupnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *