oleh

Masyarakat Korban Miras Diminta Tak Takut Melapor

TIMIKA – Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK menegaskan bahwa pihak kepolisian saat ini gencar melakukan pemberantasan terhadap produksi maupun peredaran Minuman Keras Lokal (Milo) yang jelas-jelas tidak mengantongi izin resmi dari pihak terkait.

“Kami lagi rutin untuk berantas semua, karena ini sumber permasalahan,”ucapnya saat ditemui wartawan, Rabu (8/7) kemarin di ruang kerjanya.

Bahkan Kapolres mengharapkan agar apabila ada masyarakat yang menjadi korban usai mengkonsumsi miras, khususnya milo, agar segera melaporkan pihak kepolisian. Sehingga bisa diambil langkah-langkah tegas dalam pemberantasan milo di Kabupaten Mimika.

“Kami harapkan masyarakat yang jadi korban harus berani ngomong ke kita, biar kita tahu yang mengakibatkan korban itu milo atau miras yang pabrikan. Karena rata-rata yang korban karena miras itu tidak buat laporan. Sehingga kita juga sedikit kesulitan untuk telusuri,” jelas AKBP Era.

Selain itu juga kata Kapolres bahwa penertiban dan pembertasan miras khususnya milo, merupakan kewenangan pihak kepolisian. “Kita tertibkan yang tidak ada izin, kalau yang ada izin kita tidak bisa sendiri, harus dengan pihak terkait. Karena kalau kita hantam yang punya izin, nanti kita dianggap main hakim sendiri lagi,” tegas Kapolres.

Sementara itu terkait dengan beredarnya informasi terkait meninggalnya 11 warga akibat miras, menurut AKBP Era bahwa saat ini penyidik Polres Mimika sementara melakukan penyelidikan terhadap kebenaran informasi tersebut.

“Masih kita telusuri, karena tidak semua yang meninggal karena miras. Memang ada yang meninggal karena miras tapi tidak semua, dan ini yang masih kita dalami lagi,” pungkasnya. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *