oleh

Satpol PP Siap Tindak Pedagang di Eks Pasar Swadaya Mulai Hari Ini

Sempat Gelar Aksi, Mama-Mama Sampaikan Empat Poin

TIMIKA – Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Mimika, Willem Naa menegaskan, akan menindak tegas para pedagang yang masih membandel karena berjualan di eks Pasar Swadaya. Hal itu dikatakannya, untuk menjawab protes yang disampaikan pedagang khususnya mama-mama Papua, yang sempat melakukan aksi, Jumat (10/7) sore karena dilarang berdagang.

Willem Naa mengakui, mama-mama melakukan protes karena dilarang berdagang kembali di eks Pasar Swadaya. Padahal di sisi lain, masih banyak pedagang yang berjualan di area tersebut.

“Untuk menjawab aksi mama-mama itu, kita akan melakukan penindakan mulai besok. Supaya pedagang yang masih buka untuk berpindah ke Pasar Sentral, dan tidak lagi berjualan di sini. Sebelum-sebelumnya juga sudah ada sosialisasi mengenai hal ini,” katanya.

Untuk mengantisipasi adanya perdagangan, ia menyebut akan menyiapkan personel Satpol PP untuk berjaga-jaga di area tersebut. Penertiban area itu dinilainya selain karena sudah ada Pasar Sentral, juga dikarenakan eks Pasar Swadaya adalah pusat kota.

Sebelum mengatakan hal itu, beberapa pedagang mama-mama Papua melakukan protes karena dilarang berjualan kembali, padahal masih banyak pedagang yang operasional. Mereka menyatakan akan menduduki eks Pasar Swadaya jika Sabtu (11/7), masih banyak pedagang yang menggelar lapak dagangan.

Para mama Papua menyampaikan empat butir permintaan mereka dalam aksi protes. Yakni agar pedagang yang masih buka di eks Pasar Swadaya ditutup dan dipindahkan. Mereka juga mengharapkan, jika dipindah ke Pasar Sentral, mendapatkan tempat yang layak.

Selain itu mereka juga mengharapkan ada transportasi untuk mereka gunakan, demi memperlancar aktivitas perdagangan. Terakhir, mereka juga mengharapkan Bupati Mimika Eltinus Omaleng hadir, melihat para mama Papua tersebut.

Setelah melakukan pendekatan secara persuasif, baik Satpol PP dan Polisi yang membantu pengamanan, mama-mama pun membubarkan diri. Meskipun sempat membuang dagangannya, baik Satpol PP dan Polisi kemudian bergerak cepat membeli dagangan para mama, sehingga mereka tidak pulang tanpa membawa hasil. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *