oleh

Pemda Kurangi Bantuan Mahasiswa

TIMIKA – Bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa Mimika tidak akan seperti tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya alokasi anggaran melalui Bagian Sumber Daya Manusia Setda Mimika untuk bantuan pendidikan berkurang.

Kepala Bagian SDM Setda Mimika, Hengky Amisim yang ditemui di Gedung DPRD Mimika, Jumat (10/7) lalu mengatakan anggaran untuk bantuan pendidikan untuk keseluruhan hanya tersedia Rp 5 miliar. Nilai ini kata dia sangat turun sehingga jatah untuk setiap mahasiswa pun berkurang.

Tidak hanya nilai bantuan yang berkurang, dampak dari minimnya anggaran itu diungkapkan Hengky terpaksa dilakukan penundaan bantuan kepada mahasiswa yang kuliah di luar negeri baik di Australia, Filipina dan Jerman. “Kami tidak memberikan bantuan karena dana terbatas,” tandasnya.

Bahkan di dalam negeri pun kata dia, tidak semua pelajar dan mahasiswa bisa mendapat bantuan. Data sementara pelajar dan mahasiswa yang diusulkan menerima bantuan ada sekitar 900 orang. Termasuk mahasiswa yang kuliah pada lembaga yang menjalin kerjasama langsung dengan Pemda Mimika seperti STIPAN dan Proflight.

Data calon penerima bantuan sudah diserahkan ke pihak bank. Bukan hanya satu bank karena disesuaikan dengan rekening milik mahasiswa. Hengky menyebut, data diserahkan lebih awal untuk dilakukan validasi oleh pihak bank. Tidak seperti dulu, bantuan langsung dikirim tanpa pengecekan sehingga banyak yang bermasalah karena nomor rekening tidak aktif. “Jadi tahun ini kami kirim dulu datanya ke bank untuk dicek apakah rekening anak-anak ini aktif tidak,” terangnya.

Hengky menambahkan jumlah bantuan yang akan diterima oleh setiap pelajar dan mahasiswa bervariasi disesuaikan dengan jurusan yang diambil. Terlebih bagi mahasiswa yang sudah dalam tahap akhir dan menyusun skripsi mendapat nilai bantuan yang lebih.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *