oleh

Cegah Covid-19, Bupati Puncak Kembali Tutup Penerbangan Untuk Penumpang

ILAGA – Bupati Kabupaten Puncak, Willem Wandik, SE MSi kembali menutup akses penerbangan khusus bagi para penumpang yang akan masuk ke Kabupaten Puncak. Lockdown bagi penumpang yang masuk ke Kabupaten Puncak, berlaku sejak Rabu (15/7), sampai batas waktu yang belum ditentukan. Bahkan Bupati sudah menandatangani Surat Edaran (SE) pembatasan penumpang yang akan dikirim ke kabupaten-kabupaten yang selama ini menjadi pintu masuk ke Puncak.

Yaitu tim Gugus Tugas Covid di Kabupaten Nabire, Mimika, Jayapura, Puncak Jaya, Intan Jaya. Demikian hal tersebut disampaikan Bupati setelah memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 di Kabupaten Puncak, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Puncak, di Aula Negelar, Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa (14/7).

Dengan adanya SE Bupati ini, maka calon penumpang yang akan terbang ke Kabupaten Puncak, harus menahan diri sampai batas waktu yang belum ditentukan. Nantinya akses ke Puncak dibuka kembali setelah ada imbauan berikut dari Bupati Puncak atau Tim Covid di Kabupaten Puncak.

Sekedar diketahui, Kabupaten Puncak hingga saat ini masih zona hijau dari pendemi corona. Karena sejak 18 Maret 2020 lalu, Bupati Puncak memberlakukan pembatasan penumpang masuk ke Kabupaten Puncak. Namun Pemkab Puncak sempat juga membuka penerbangan penumpang sejak 10 Juni lalu, meski akhirnya kembali lagi memberlakukan pembatasan penumpang masuk ke Puncak yang berlaku sejak 15 Juli. Itu dilakukan setelah melihat perkembangan pandemi Covid-19 di beberapa kabupaten di Provinsi Papua.

Dari pantauan di Bandara Ilaga, Rabu (15/7), kondisi Bandara Ilaga tidak ramai seperti biasanya. Jika biasanya dalam sehari bisa 20 hingga 30 penerbangan, namun sejak SE Bupati keluar dan melakukan penutupan bagi penumpang, hanya nampak beberapa pesawat jenis grand caravan yang masih terlihat. Itupun hanya untuk mobilisasi barang, namun dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Dengan melihat perkembangan pandemi virus corona di Kabupaten Puncak, serta indikasi-indikasi yang berkembang saat ini, maka untuk menyelamatkan rakyat Puncak, saya tetapkan pembatasan penumpang untuk masuk ke Ilaga berlaku sejak Rabu, 15 Juli, sampai batas waktu yang nanti kita tentukan kemudian,” tegasnya.

Meski penumpang dilarang untuk naik ke wilayah Kabupaten Puncak, namun untuk akses penumpang keluar dari Ilaga tidak dibatasi, termasuk mobilisasi barang dengan protokol kesehatan. Sementara untuk barang yang ke puncak, dilakukan penyemprotan pesawat maupun barang yang akan diangkut ke Kabupaten Puncak.

“Bagi penumpang dari Nabire, Timika, Jayapura, pokoknya yang mau masuk ke Ilaga, sementara kita hentikan, sambil menunggu perkembangan yang ada. Sementara yang sudah ada di Ilaga, silahkan kerja seperti biasa, kita hanya cegah jangan sampai ada yang dari luar Kabupaten Puncak, misalnya dari Jakarta lalu ke Timika dan ke Puncak, sudah tertular dan menyebarkan di Kabupaten Puncak,” tambahnya.

Khusus bagi para pimpinan OPD atau TNI/Polri, tenaga kesehatan, emergency, bisa masuk ke Ilaga dengan catatan harus mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Yakni melakukan rapid test maupun mengantongi surat bebas Covid, sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

“Tetap seperti semula, kita tutup akses penumpang ke Kabupaten Puncak, ke Ilaga, Sinak dan Beoga dan distrik lainnya. Alasannya ada indikasi-indikasi perkembangan virus corona yang perlu kita cegah,” ujarnya.

Kata Bupati, alasan dirinya kembali menutup akses penumpang, lebih untuk kepentingan kemanusiaan demi menjaga rakyatnya dari virus corona. Apalagi kondisi sosial budaya di Kabupaten Puncak, serta sarana prasarana penunjang perawatan pasien corona yang masih minim.

“Memang kita sampai saat ini masih dalam zona hijau. Meski begitu kita tetap waspada, sehingga kami akan lakukan tes massal lagi. Sebab sejak kami buka akses penumpang 10 Juni lalu, nampaknya banyak penumpang yang masuk ke Puncak,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *