oleh

Seorang IRT Meninggal Dipatuk Ular di Kebun

TIMIKA – Seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Wania, Distrik Mimika Timur tewas akibat dipatuk ular saat mencari kayu bakar di kebunnya, Kamis (16/7) lalu. Jenazah IRT yang diketahui bernama Rostina Cembe itu telah dimakamkan pada Jumat siang kemarin.

Korban meninggal dunia usai digigit ular di bagian ibu jarinya saat hendak mencari kayu bakar di kebun pada Kamis (16/7) sekira pukul 15.20 WIT. Namun sekitar dua jam setelah kejadian, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Wiltson R. Latuasan ketika di Konfirmasi Radar Timika, Jumat (17/7) membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya betul ada warga di Kelurahan Wania yang digigit ular. Korban MD (Meninggal Dunia) dan siang tadi sudah dikebumikan di Mapurujaya,” kata Iptu Wiltson.

Melalui keterangan tertulis, Iptu Wiltson menjelaskan, kejadian tersebut terjadi saat korban mencari kayu bakar di kebun yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumah warga, tepatnya di belakang Puskesmas Mapurujaya.

Dari tempat kejadian lanjutnya, korban sempat kembali ke rumah dan mandi. Setelah selesai mandi, korban bercerita kepada keluarganya jika dirinya digigit ular pada jempol tangan kiri.

Mendengar cerita tersebut korban diantar oleh keluarganya dengan berjalan kaki ke Puskesmas Mapurujaya. Setibanya korban di Puskesmas sempat mendapatkan pertolongan dari tenaga medis. Setelah mendapat perawatan medis kemudian korban meminta untuk dibawa ke rumah Yuliance N yang merupakan keluarga korban.

Kapolsek menerangkan, korban sempat makan dan diberi minum, namun setelah itu korban muntah-muntah.

Melihat kondisi korban seperti itu keluarganya menyarankan agar korban dibawa pulang ke rumah dengan berjalan kaki. Namun, dalam perjalanan, korban sempat terjatuh, sehingga dinaikkan ojek.

Sesampai di rumah, mulut korban mengeluarkan busa. Keluarga korban bahkan menyampaikan bahwa pihaknya sudah berusaha mencari kendaraan untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat, namun karena di Puskesmas Mapurujaya sedang tidak ada mobil ambulance, sehingga korban tidak sempat dilarikan ke rumah sakit, korban pun meninggal dunia pada pukul 16.00 Wit. (itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *