oleh

OKIA Gelar Seminar dan Talkshow Pendidikan Karakter

TIMIKA – Dalam rangka meningkatkan pendidikan karakter pada anak muda Suku Amungme, Organisasi Kaum Intelektual Amungme (OKIA) mengadakan seminar dengan mengangkat tema, “Pendidikan Karakter di Kalangan Pemuda-Pemudi Amunge dan Kamoro Sebagai Persiapan Kaderisasi Kepemimpinan”.

Seminar dilaksanakan di aula Gedung MPCC, Jumat (24/7).

Seminar dan talkshow yang dipandu Simon Kasamol ini menghadirkan 5 narasumber, yakni Vebian Magal membawakan materi tentang program YPMAK mengenai pendidikan karakter pemuda-pemudi Amungme dan Kamoro, Michael Gomar tentang program KNPI yang sama dengan program YPMAK, Fredy Rumbiak tentang perspektif perkembangan mental dan distorsi karakter pemuda-pemudi Amungme dan Kamoro, Leonardus Tumuka tentang perspektif kepemimpinan budaya Kamoro menghadapi perubahan zaman teknologi dan Yohanes Kemong perspektif kepemimpinan budaya Amungme menghadapi perkembangan zaman teknologi.

Ketua Panitia, Victor Tsenawatme dalam sambutannya mengatakan pendidikan karakter merupakan hal yang sangat dibutuhkan khususnya bagi pemuda-pemudi di zaman sekarang ini, yang memiliki banyak tantangan. Pendidikan karakter sangat erat hubungannya dengan pendidikan moral.

Menghadapi dunia sekarang ini, pemuda-pemudi sebagai masa depan bangsa dituntut untuk memiliki pemikiran yang tujuannya untuk menjadi lebih baik, dengan terus belajar dan tidak mudah menyerah. Pendidikan karakter bertujuan untuk mengembangkan potensi, membangun dan memperkuat perilaku serta untuk meningkatkan peradaban.

“Kita dituntut untuk berubah menjadi lebih baik dalam kehidupan kita sehari-hari. Katakan pada diri kita kalau dia bisa kenapa saya tidak. Artinya bahwa kita harus memiliki keinginan yang kuat dan mau berusaha,” katanya.

Sementara itu, Asisten III Bidang Umum, Yulianus Sasarari dalam sambutannya mengatakan pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan. Oleh karena itu pemerintah bertekad memberikan perhatian yang sangat besar tehadap pembangunan dunia pendidikan. Berbagai langkah tetap dilaksanakan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, agar anak bangsa dapat sejajar dengan bangsa lain baik dalam bidang sains dan teknologi dan juga moral.

Ia mengatakan peran pendidikan sangat penting dalam membangun peradaban bangsa agar memiliki jati diri dan karakter. Untuk itu perlu kebersamaan dan komitmen dalam melaksanakan pembangunan pendidikan.

“Pembangunan pendidikan tentunya bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja, tetapi butuh dukungan berbagai pihak serta dukungan seluruh masyarakat,” katanya.

Menurutnya, lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat besar dalam membangun pendidikan anak. Sebagian besar pertumbuhan dan perkembangan anak berada di lingkungan keluarga. Karena keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam mendidik serta mengarahkan dalam membentuk sejak dini karakter anak guna menempa fisik, mental dan moral agar menjadi manusia yang berkualitas.

“Saya menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan seminar dan talkshow ini, sehingga diharapkan dapat semakin menambah pengetahuan dan pemahaman kita dalam memberikan pembinaan dan pengasuhan, sehingga menjadi generasi yang cerdas, berkualitas dan berahklak mulia,” tutupnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *