oleh

Bertambah 14 Kasus Baru, 8 dari Penumpang Pesawat

“RSUD melakukan tracing, yaitu dengan mengundang para kerabat atau keluarga dekat untuk dilakukan pemeriksaan. Ternyata satu keluarga dinyatakan positif,” ujar Reynold Ubra.

TIMIKA – Mimika sudah memasuki masa new normal. Masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa. Kegiatan yang melibatkan banyak orang juga mulai gencar dan mengabaikan protokol kesehatan. Situasi ini membuat kasus Covid-19 di Mimika terus bertambah dan nyaris menembus angka 500.

Sampai Jumat (24/7) kemarin total kasus Covid-19 di Mimika sudah mencapai 493. Dalam sehari terjadi penambahan 14 kasus baru. Dimana 8 diantaranya dilaporkan dari RSUD Mimika berdasarkan pemeriksaan terhadap 70 spesimen. Sementara 2 kasus dari RS Tembagapura dan 4 dari Klinik Kuala Kencana.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra dalam keterangannya lewat video conference, Jumat (24/7) malam mengungkapkan bahwa dari 14 kasus baru, 9 diantaranya merupakan kasus impor atau kasus dari luar Mimika. 8 adalah pelaku perjalanan dari Makassar. Sedangkan satu orang adalah karyawan yang hendak kembali bekerja, namun ketika diperiksa ditemukan positif Covid-19.

“Sehingga dengan demikian bertambahnya 14 kasus baru, secara kumulatif julah kasus Covid-19 yang sudah ditemukan sebanyak 493 kasus. Namun dihari ini dilaporkan 7 orang yang dinyatakan sembuh yaitu 4 orang dari RSUD Mimika kemudian 3 orang yang diisolasi dan dipantau tim medis Klinik Kuala Kencana,” ungkap Reynold Ubra.

Situasi ini dikatakan Reynold, merupakan sinyal bagi seua warga Mimika untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun di bawah air mengalir. Itu yang harus dilakukan secara disiplin di masa new normal.

Dalam dua hari terakhir ada 4 pasien dalam pengawasan yang baru ditemukan dan sedang dirawat di RSUD Mimika. PDP baru ini memiliki gejala yang mirip dengan pasien Covid-19. Sementara kasus yang sudah terkonfirasi positif sebagian besar tidak menunjukkan gejala.

Hingga hari ke-124 sejak kasus pertama ditemukan, total spesimen yang sudah diperiksa dengan metode real time PCR sebanyak 7.345. Ini menunjukkan konsistensi dalam pelacakan kasus baik penjaringan melalui rapid test maupun PCR.

Reynold kembali mengingatkan seluruh masyarakat bahwa Mimika masih dalam status kegawatdaruratan kesehatan. Sehingga disarankan jika mengalami batuk, pilek atau dema warga tidak perlu takut mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat supaya memastikan apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak. Agar semakin cepat dideteksi semakin cepat pula ditangani.

Di masa new normal ini, strategi yang dilakukan adalah melakukan deteksi kasus pada pintu masuk Kota Timika seperti di bandar udara. Sudah ada 8 orang pelaku perjalanan yang datang dari luar Mimika menggunakan pesawat dan membawa surat keterangan bebas Covid-19. Setelah diperiksa kembali ternyata positif. Salah satunya warga yang baru tiba pada 21 Juli lalu dan merupakan penumpang dari Makassar.

Ada juga pasien yang ketika rapid test negatif tapi karena memiliki gejala sesak nafas sehingga dibawa ke wisma atlet dan dirujuk untuk swab. Ternyata hasilnya positif Covid-19. “RSUD melakukan tracing yaitu dengan mengundang para kerabat atau keluarga dekat untuk dilakukan pemeriksaan ternyata satu keluarga dinyatakan positif,” ujar Reynold Ubra.

Dengan temuan ini maka tim penyelidikan epidemiologi melakukan tracing kontak termasuk menyurati maskapai untuk mencari tahu penumpang dalam pesawat terutama yang duduk berdekatan dengan pasien.

Angka reproduksi Covid-19 sebenarnya sudah berada di bawah angka 1, tapi karena dengan penambahan 14 kasus baru, maka dipastikan Reynold kembali naik di angka 1. Untuk itu ia meminta masyarakat tetap berhati-hati, karena virus corona masih menyebar. “Sekarang ada 5 klaster keluarga. Kondisi hari ini di masa new normal berarti melihat kemandirian masyarakat secara sadar patuhi protokol kesehatan,” terang Reynold. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *