oleh

Jalan Trans Nabire Terputus, Warga Terisolasi

“Jalan memang putus, saya sudah lihat sendiri. Kalau warga PT PAL kita tidak bisa lewat,” ujar Yosias Lossu.

TIMIKA – Intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa waktu terakhir membuat beberapa sungai meluap, salah satunya sungai yang dikenal dengan nama Kali Pindah-Pindah di Distrik Iwaka. Ini membuat akses Jalan Trans Papua ruas Timika-Nabire terputus, sehingga warga yang berada di kawasan perkebunan PT PAL terisolir.

Banjir yang menimpa wilayah Distrik Iwaka bukan kali ini saja. Namun sepertinya ini menjadi yang terparah karena membuat akses jalan terputus dan perkampungan di wilayah PT PAL jadi terisolasi. “Jalan memang putus, saya sudah lihat sendiri. Kalau warga PT PAL kita tidak bisa lewat,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika, Yosias Lossu ketika dihubungi Radar Timika melalui WA, Minggu (26/7).

Tim BPBD kata Yosias sudah berada di lapangan untuk melakukan evakuasi terhadap warga. Namun untuk warga yang berada di kawasan perkebunan sampai kemarin belum bisa dilakukan evakuasi karena akses yang cukup sulit.

Plt Sekda Mimika, Nicolaas Kuahaty mengungkapkan Pemda Mimika sudah menginstruksikan kepada BPBD untuk melakukan langkah-langkah repsonsif. Terutama mengevakuasi warga yang terdampak ke tempat yang lebih aman, seperti sekolah atau fasilitas publik yang bisa dianfaatkan sebagai tempat penampungan sementara.

Tidak hanya itu Pemda juga akan melakukan penguatan kedaruratan seperti mendistribusikan bantuan makanan kepada masyarakat yang mengungsi akibat banjir. Ia belum mendapat laporan berapa banyak warga yang terdampak dan harus dievakuasi. “Pada prinsipnya kita sudah respon karena ini bencana,” tegasnya.

Mengenai status darurat terhadap banjir di Iwaka, Nicky sapaan Nicolaas mengatakan belum ada penetapan. Namun kata dia, pemerintah sudah mengambil langkah responsif untuk menangani warga yang terdampak. “Yang menjadi prioritas sekarang adalah memasian warga yang terdampak untuk evakuasi dan lakukan penanganan,” tuturnya.

Bagi warga yang terisolir karena akses jalan yang terputus, Pemda Mimika akan berupaya lewat BPBD untuk melakukan evakuasi ataupun langkah penanganan. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *