oleh

Sidang Cerai Online Belum Maksimal

TIMIKA – Meski pelayanan sidang perceraian sudah bisa dilakukan secara online, namun hingga pertengahan tahun 2020 ini Kantor Pengadilan Agama Mimika baru mencatat sekitar 5 kasus yang disidangkan secara online, dari 73 kasus cerai yang sudah diselesaikan. Hal ini diungkapkan Humas Pengadilan Agama Mimika, Bahri Conoras yang ditemui, Senin (27/7) kemarin.

Ia menjelaskan, salah satu faktor penyebab belum maksimalnya sidang cerai online ini adalah karena masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang penggunaan aplikasi e-Court yang digunakan dalam sidang cerai online. Sidang ini bisa dilakukan, apabila pengacara dari kedua belah pihak setuju.

“Kita sudah sering beri penjelasan tentang aplikasi e-Court ini, namun kembali lagi ke fasilitasnya. Kadang ada juga yang tidak punya dan ada yang memang memilihnya manual, sidang dilakukan di ruang sidang,” kata Bahri.

Sidang ini lanjut Bahri hanya berlangsung saat tanya jawab dan penentuannya saja, tetapi untuk pembuktiannya dimana penggugat harus memperlihatkan buktinya tetap harus datang membawanya langsung ke Kantor Pengadilan Agama, karena itu wajib untuk dilihat langsung.

“Kemarin kan kita sempat tutup pelayanan pendaftaran karena pandemi Covid-19, dan per tanggal 1 Juli kemarin kita baru buka lagi sampai sekarang ini. Saat ini kita pun sedang melayani sidang cerai online. Sebenarnya ini bagus dimasa pandemi ini, tapi kembali lagi kepada kesiapan penggugat dan tergugatnya,” tutupnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *