oleh

Tidak Ada Salat Idul Adha di Lapangan

TIMIKA –Salat Idul Adha 1441 H/2020 dipastikan hanya digelar di masjid-masjid dan tanpa  menggunakan lapangan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Ini dilakukan mengingat masih dalam masa pandemik Covid-19.

Kepastian ditiadakanya salat Idul Adha 1441 Hijriyah di lapangan pada Jumat 31 Juli, diungkapkan oleh Sekretaris Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika, Roni Irnawan saat dihubungi Radar Timika, Minggu (26/7).

Dikatakan Roni, keputusan peniadaan salat Idul Adha ini  berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan seluruh organisasi masyarakat (ormas) Islam di Mimika, mulai dari MUI, DMI, dan para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 019/PHBI-MMK/VII/2020 tentang penyusunan dan penetapan tempat, khatib serta imam Salat Idul Adha 1441 H/ 2020 M.

Dikatakannya, dalam SK tersebut sudah memutuskan bahwa pelaksanaan Salat Idul Adha 1441 Hijriyah untuk sementara di lapangan ditiadakan. Namun salat tetap bisa diselenggarakan di 63 masjid. Peniadaan salat di lapangan yang memungkinkan jumlah jamaah yang sangat banyak ini dikarenakan pandemik covid-19 yang belum berakhir.

Sementara untuk salat di masjid, sebutnya, tetap akan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dengan pemeriksaan suhu tubuh, jaga jarak dalam shaff salat dan yang paling penting adalah membawa sajadah sendiri dari rumah masing-masing.

“Ini karena masih dalam kondisi pandemik Covid-19, maka di lapangan ditiadakan salat Idul Adha dan di 63 masjid tetap bisa dilaksanakan namun dengan melaksanakan protokol kesehatan,” jelasnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *