oleh

Empat Pelaku Pencurian Alat Musik Gereja Diringkus Polisi

TIMIKA- Setelah melakukan penyelidikan di lapangan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Mimika, Senin (27/7) sekitar pukul 00.15 WIT berhasil mengamankan empat pelaku kasus pencurian alat musik Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Bethesda, di Jalan Agimuga, Mile Point (MP) 32, yang terjadi Minggu (7/6) lalu.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK yang ditemui Radar Timika, Senin (27/7) kemarin di kantor Pelayanan Polres Mimika menyebutkan, empat pelaku tersebut masing-masing berinisial Er, D, T alias Opan, dan K.

Menurut Kasat Reskrim, keempat pelaku diamankan di tempat yang berbeda. Di mana pelaku Er, D, dan K diamankan di salah satu rumah kontrakan di Jalan Hasanuddin, Gang Durian. Sementara pelaku T alias Opan, diamankan di Jalan Pattimura, jalur II.

Kasat Reskrim menjelaskan, kronologis penangkapan empat pelaku itu bermula saat anggota mendapatkan informasi, bahwa tiga pelaku sementara berada di rumah kontrakan mereka di Jalan Hasanuddin.

“Berdasarkan informasi itu, anggota langsung lakukan respon dan amankan tiga pelaku,”ujarnya.

Lanjut Kasat Reskrim, setelah berhasil mengamankan tiga pelaku, polisi kemudian melakukan pengembangan. Dan dari hasil pengembangan, diperoleh informasi bahwa barang hasil curian tersebut, mereka titip di rumah pelaku T alias Opan di Jalan Pattimura, jalur II.

“Setelah kita interogasi, tiga pelaku itu mengakui melakukan pencurian dan barang hasil curiannya, disimpan di rumah rekan mereka di Jalan Pattimura,”jelasnya.

Kemudian berdasarkan informasi dari tiga pelaku itu, polisi langsung menuju ke Jalan Pattimur, jalur II dan mengamankan pelaku T alias Opan bersama barang bukti. Di antaranya, 1 buah mixer, papan keyboard, 1 proyektor (infocus), 2 buah ampli player, 1 buah resiver mic portable, dan 1 buah ampli mic.

“Anggota juga lakukan pencarian barang bukti lainnya, dan berhasil ditemukan di rumah salah satu teman mereka di Jalan Hasanuddin, Gang Sirsak, yakni gitar dan gitar bass listrik. Sementara untuk keybord yang informasinya mereka jual di SP III, anggota sudah cek ke sana tapi belum ketemu sama orang yang membelinya. Tapi anggota masih lakukan pencarian terus,”urai AKP Hermanto.

Selanjutnya kata Kasat Reskrim, empat pelaku tersebut kini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Reskrim Polres Mimika.

“Masih kita periksa, untuk keperluan penyidikan,”singkatnya.

Untuk diketahui kasus pencurian itu dilaporkan langsung oleh Pdt Saverinus Siku, STh yang merupakan pendeta pada GPdI jemaat Bethesda dengan dasar laporan yakni laporan polisi dengan Nomor:  LP/61/VI/2020/Papua/Res Mimika/Sek Kuala Kencana, tanggal 7 Juni 2020.

Dan ketahui sejumlah alat musik di gereja tersebut yang hilang dicuri antara lain, keyboard Yamaha PSR 3000 ditambah substand, LCD Epson, Cable VGA, Equalizer DBX Double.

Kemudian equalizer DBX Singel, mixer Yamaha 8 chanel, gitar bass fander, gitar retam warna putih, receiver soundcrass mic, dan 2 buah mic shurf. Di mana kerugian materil yang diakibatkan dari kasus pencurian itu, berkisar Rp 45. 500.000. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *