oleh

Sampah di Pasar Sentral Keluarkan Bau Menyengat

TIMIKA – Permasalahan sampah di Pasar Sentral belum juga selesai. Tumpukan sampah kembali terlihat hampir di sepanjang jalan depan pedagang yang berjualan di pasar sore Pasar Sentral.
Menurut pengakuan beberapa pedagang sayuran dan bumbu-bumbu dapur yang ditemui Radar Timika, Selasa (28/7), mengatakan tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu pemandangan dan penciuman. Pasalnya sampah bukan hanya sampah plastik dan sampah rumah tangga lainnya, tetapi juga sampah ikan yang menghasilkan bau tidak sedap.

“Jujur saja kami sebagai pedagang yang berhadapan dengan sampah ini sangat terganggu. Perut kami sampai kembung menciumnya. Itu usus ikan mereka asal taruh saja. Itu baunya minta ampun,” kata Rabiah yang merupakan seorang pedagang.

Ia mengatakan tumpukan sampah tersebut bukan sampah pedagang sayur dan bumbu dapur, tetapi sampah rumah tangga yang dibuang oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan sampah ikan. Tempatnya pun bukan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah yang telah ditentukan petugas sampah dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), sehingga ia pun meminta agar Disperindag sebagai dinas teknis memberi sanksi kepada warga atau pedagang yang membuang sampah di tempat tersebut.

“TPSnya itu di sana (sambil menunjuk TPS) makanya kalau petugas sampah datang mereka ambil yang di sana saja, karena itu sudah ditentukan di sana,” sambung Ati yang juga merupakan pedagang.

Ati berharap Disperindag bisa segera menyelesaikan hal ini agar bau sampah tersebut tidak mengganggu pedagang dan juga pembeli.

Sebelumnya, Sekretaris Disperindag, Inosensius Yoga Pribadi yang ditemui beberapa waktu yang lalu di Gedung DPRD mengatakan pengangkutan sampah dikelola oleh pihak ketika. Disperindag pun sudah berulang kali menegaskan agar pedagang membuang sampah pada TPS yang sudah ditentukan, agar pengangkut tidak kewalahan. Namun nyatanya masih banyak yang bandel membuang sampah sembarang bahkan di depan lorong jualannya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *