oleh

SAR Hidayatullah, IPSS dan Lintas Komunitas Serahkan Bantuan ke Trans Nabire dan Kampung Iwaka

TIMIKA – SAR Hidayatullah, IPSS serta lintas Komunitas yakni GPS, Dapoor Noerthiz, Rossifumi dan LAJ bergerak untuk misi kemanusiaan, dengan memberikan bantuan bahan makanan dan bahan bakar minyak tanah yang langsung diberikan ke lokasi bencana yang ada di Trans Nabire dan Kampung Iwaka.

Ketua Pengurus Wilayah SAR Hidayatullah Papua, Abdul Syakir, SPdI mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh lintas komunitas tersebut merupakan buntuk kepedulian terhadap korban bancana banjir yang terjadi di Trans Nabire dan Iwaka.

Adapun penyerahan bantuan dilaksanakan pada Selasa (28/7). Syakir mengatakan kepedulian kepada masyarakat di Jalan Trans Nabire dan Kampung Iwaka yang terdampak banjir ini harus diberikan mengingat mereka sangat kesulitan mendapatkan makanan.

“Peduli kemanusian terus kami galakkan untuk membantu saudara-saudara kami yang tertimpa musibah, khususnya mereka yang ada di Trans Nabire yang susah mendapatkan bahan makanan karena terputusnya badan jalan yang biasa mereka lalui setiap harinya,” jelas Syakir.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris IPSS, Taufiq Amiruddin, SE mengatakan penggalangan ini dilakukan kerena panggilan kemanusiaan untuk berbuat dan berbagi kepada mereka yang sangat membutuhkan.

“Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua relawan dan Pemuda Sulawesi Selatan, baik yang terlibat langsung dan yang berdonasi untuk meringankan beban mereka yang terdampak musibah,” jelas Taufik.

Selanjutnya, Rahman dari Rossifumi menambahkan aksi solidaritas ini kami lakukan dengan menjalankan list sumbangan berupa bahan makanan di Group dan komunitas mereka.

“Kalau ada yang mau menyumbang maka kami turun rumah mereka untuk menjemput donasi yang akan disumbangkan ke masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Sementara, salah seorang warga masyarakat Trans Nabire, Wawan K, menerangkan bahwa sampai saat ini belum ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Mimika dan Nabire akibat musibah yang mereka alami. Mereka mengaku hanya menunggu bantuan dari masyarakat yang datang untuk memberikan bantuan kepada mereka.

“Kami sangat berharap untuk pemerintah lihat kami. Kemarin Wakil Bupati Mimika sudah datang, Coba Bupati juga datang lihat kami,” harapnya.

Ia juga mengatakan dengan ganasnya bencana alam yang menimpa daerah mereka, warga trans Nabire akan melaksanakan ritual potong babi yang diperuntukkan kepada leluhur mereka.

Untuk diketahui, bantuan dari lintas komunitas yang dibawa kurang lebih 4 mobil yang kesemuanya dibagi kepada korban bencana banjir Trans Nabire dan Kampung Iwaka.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *