oleh

Paling Banyak, LDII Kurban 19 Ekor Sapi

TIMIKA – Sama seperti tahun lalu, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika pada Idul Adha 1441 Hijriyah tercatat paling banyak berkurban dengan memotong 19 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Tahun lalu, dikurbankan 18 ekor sapi dan 15 kambing.

Ketua LDII Kabupaten Mimika, Edi W Soeryono saat ditemui Radar Timika di sela-sela pemotongan kurban di Masjid Miftahul Huda, Jumat (31/7), mengatakan ke 19 ekor sapi dan 2 ekor kambing dipotong di beberapa lokasi yakni oleh DKM Miftahul Huda sebanyak 14 ekor, Ainul Yaqin 3 ekor, Mushollah Annur Jannah SP 2 sebanyak 1 ekor, Masjid Bhintuka 1 ekor sapi.

“Alhamdulillah meningkat tahun ini, ini semua dari jamaah LDII,” ujar Edi.

Lanjutnya, dari kurban tahun ini berasal dari warga LDII di Tembagapura sebanyak 80 KK. Dan total ada 350 KK warga LDII yang sebagian besar ikut berkurban. Nantinya, untuk pembagian daging disediakan 1500 kantong dengan 1500 kupon.

“Kantong daging disebarluaskan ke warga LDII dan warga sekitar masjid,” ujar Edi. Disebutkannya, dari 19 ekor paling besar dibeli dengan harga Rp 29 juta dengan 200 kg daging.

Dikatakan Edi, setiap tahun warga LDII berkurban sebab ada motivasi dan kepahaman, bahwa pahala kurban adalah syurga mulai dari bulu sapi sampai tulangnya. Dengan kesadaran yang baik, tidak dipungkiri, di tengah pandemi ini perekonomian sulit, namun dengan adanya tabungan ditambah dengan uang yang ada, maka cukup.

“Harapan kami terima kasih, Alhamdulillah, telah bisa menunaikan ibadah kurban ini. Bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Edukasi kepada warga untuk berbagi kepada sesama. Secara keseluruhan 100 meter dari masjid kita berikan,” papar Edi.

Untuk diketahui, dengan penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, pemotongan kurban tetap dilakukan dengan aturan. Urutan pemotongan dilakukan dengan baik dan disediakan fasilitas cuci tangan, hand sanitizer dan masker.

“Untuk pembagian kurban, ada sebagian dibagi langsung ke rumah, ada yang datang, tapi protokol kesehatan dan menggunakan masker dan jaga jarak. Daging kurban dibagi siang dan sore hari,” imbuh Edi.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar