oleh

Karantina Pertanian Lantik 7 Pejabat Fungsional Secara Virtual

TIMIKA – Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas 1 Timika mengangkat dan mengambil sumpah 7 pejabat fungsional, Rabu (5/8). Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan SKP Timika, dipimpin oleh Sekretaris Badan Karantina Pertanian, Ir Wisnu Haryana secara virtual, dan disaksikan Kepala Bagian Hukum dan Humas Barantan, R Chandra Satria dan Kepala Karantina Pertanian Timika, Tasrif.

Sumpah jabatan sudah menjadi bagian integral dari sebuah jabatan. Kehadirannya pun sakral, karena di dalamnya mengandung unsur religiositas dan hukum formil. Sangat berat pertanggungjawabannya, baik di sisi ketuhanan maupun di hadapan hukum manusia.

Upacara pelantikan yang diselenggarakan dengan menerapkan standar protokol pencegahan penularan Covid-19, berlangsung secara khidmad. Dalam mengangkat sumpahnya, para pejabat fungsional tersebut didampingi Rohaniawan dari Kementerian Agama Mimika.

Adapun pegawai yang diambil sumpahnya yaitu drh Cyntia Magdalena, drh Wahyu Stephanus sebagai Medik Veteriner Pertama, Jacomina Souhoka sebagai Paramedik Veteriner Mahir, Rieska Restika Nori M, Hermanto sebagai Paramedik Veteriner Pemula, Khoiruddin Siregar dan Desry Yulda sebagai POPT Terampil.

Ketujuh pejabat fungsional ini mengikrarkan sumpah jabatannya dengan bersungguh-sungguh setia dan taat kepada UUD 1945, menjalankan tugas jabatan dan bekerja sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, serta tidak menyalahgunakan kewenangan dan menghindarkan diri dari perbuatan tercela.

Dalam arahan Kepala Badan Karantina yang dibacakan oleh Wisnu Haryana mengatakan bahwa seluruh pejabat karantina wajib mendukung dan melaksanakan program yang telah diamanahkan, yakni Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks).

Kepala Karantina Pertanian Timika berpesan agar setelah pengambilan sumpah, hendaknya para pejabat tersebut dapat menunjukkan integritasnya untuk menjadi ASN yang berkualitas.

“Sumpah menjadi roh pengembanan jabatan yang menuntut agar dijalankan secara benar dan penuh tanggung jawab,” tutup Tasrif.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *