oleh

30 Gereja Terima Bantuan Pemda Senilai Rp 900 Juta

TIMIKA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial kembali menyerahkan bantuan sarana dan prasarana peribadatan. Tahun ini sebanyak 30 gereja menerima paket bantuan berupa tenda, kursi, keybord, LCD proyektor dan sound system. Penyerahan dilakukan Jumat (7/8) kemarin di Gedung Tongkonan oleh Asisten Bidang Perekonomian Setda Mimika, Syahrial didampingi Kepala Dinas Sosial, Petrus Yumte.

Asisten Bidang Perekonomian Setda Mimika, Syahrial dalam sambutannya mengatakan, jumlah tempat peribadatan terus bertambah, sehingga diharapkan dapat memudahkan dan memberikan perasaan nyaman bagi masyarakat dalam beribadah.

Termasuk gereja yang marupakan sebuah organisasi yang berfungsi sebagai sarana ibadah untuk umat Kristiani. Untuk menjalankan fungsinya, gereja harus menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung terciptanya ibadah yang aman, nyaman dan tenang sehingga komunikasi antar umat dan Tuhan dapat berlangsung khidmat.

Mengingat pentingnya sarana dan prasarana dalam rumah ibadah, maka Pemda Mimika melalui Dinsos kata Syahrial, berupaya membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas kegiatan ibadah untuk mendapatkan fasilitas ibadah yang layak dan memadai.

“Ini merupakan tanggungjawab moril dari Pemda dalam meningkatkan pelayanan bagi pembangunan rumah ibadah,” ujarnya.

Ia berharap dengan penyerahan bantuan ini dapat pererat silaturahmi dan gereja bisa menjadi mitra pemerintah untuk membangun Tanah Papua. Gereja ikut serta berperan aktif membantu pemerintah.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial, Petrus Yumte mengungkapkan gereja yang mendapat bantuan sebelumnya mengajukan proposal kepada Pemda Mimika. Ada banyak proposal yang masuk tapi diverifikasi oleh Dinsos. Bahkan tim melakukan observasi langsung di lapangan untuk melihat kondisi apakah layak dibantu atau tidak. “Dilihat kondisinya, gerejanya di mana. Kita prioritaskan sesuai pagu dana yang ada di kita,” paparnya.

Anggaran yang tersedia tahun ini kata Petrus Yumte hanya cukup untuk 30 gereja. Dimana bantuan yang diberikan berupa barang secara keseluruhan bernilai Rp 900 juta. Bantuan tahun ini memang untuk gereja sebagai kerangka Otonomi Khusus (Otsus) dimana gereja banyak membina umat atau masyarakat asli Papua.

Gereja penerima bantuan tersebar di enam distrik. Mulai dari Distrik Mimika Timur, Wania, Mimika Baru, Kwamki Narama, Kuala Kencana dan Iwaka. Adapun gerejanya yakni Gereja Katolik Tipuka, GKI Kornelius Brigif, GBI Sola Gratia KM 7, Gpdi Glory of Christ, GKII Horeb SP 2, Gereja Bethani Parakletos, GPI Eirene SP 2, Gereja Baptis Bethel Wania, Gereja Katolik Nayaro, GBT Jemaat Fajar, Gereja Pentakosta Tabernakel Kristus Gembala, Gereja Advent Kebun Sirih dan Gereja Pentakosta Pusat Surabaya.

Selanjutnya, GKI Providensia Kwamki Narama, GBI Elim, Gereja Baptis Imanuel Timika, GKI Maranatha SP 3, GKII Betesda Jayanti, GKII Jembaat Kasih Tugas SP 3, GKI Ottowgleizler, GBI Alfa Omega SP 3, GBI Miracle Service, GpdI Bethesda Mile 32. Gereja Katolik St Paulus Logpon, GKI Bukit Zaitun, GIDI Efata, Gereja KINGMI Kanaan, GKII Jemaat Allah Ninom, Gereja Katolik St Stevanus SP 6 dan GKII Golgota Bhintuka.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *