oleh

Tarik Retribusi di Pasar, Disperindag akan Gunakan Kartu

TIMIKA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mulai menyiapkan rencana untuk menggunakan kartu barcode dalam penarikan retribusi pelayanan pasar dan sampah, dari para pedagang yang terdata melakukan aktivitas di Pasar Sentral. Hal ini diungkapkan Kepala Disperindag Mimika, Michael Gomar saat ditemui di Pasar Sentral, Jumat (7/8) kemarin.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk meningkatkan penerimaan retribusi, dimana nantinya setiap pedagang akan diberikan kartu yang harus diisi saldo. Sehingga ketika melakukan pembayaran retribusi, kartu tersebut yang digunakan.

“Tidak lagi seperti dulu, manual. Jadi nanti pedagang tinggal datang membawa kartu tersebut nanti di UPTD pasar dan langsung masuk ke kita. Jadi ini amanlah, retribusi bisa meningkat, juga tidak ada yang tidak bayar karena alasan ini itu,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, Disperindag juga akan menarik retribusi parkir dari para pengunjung baik roda dua maupun roda empat. Hal ini pun tidak terlepas dari upaya untuk meningkatkan penerimaan daerah. Namun sebelum hal ini diberlakukan, Disperindag akan mengundang Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk melakukan uji petik terlebih dulu.

Tempat parkir pun juga akan dipersiapkan dengan baik, sehingga pengunjung pun merasa nyaman dan tidak merasa terbebani dengan penarikan retribusi yang baru direncanakan tersebut.

“Ini lagi-lagi tidak lain adalah untuk penataan pasar. Kemarin dan sampai saat ini masih berlangsung pendataan, dan kita menarik retribusi maka kita juga harus memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung dan pedagang. Termasuk masalah sampah,” tutupnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *