oleh

Bupati: Pemda dan DPRD Tak Terpengaruh Putusan PTUN

TIMIKA – Merespon situasi politik di Kabupaten Mimika pasca putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura terakait keanggotaan DPRD Mimika, Bupati Eltinus Omaleng, SE MH menyatakan tidak mempengaruhi pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif.

Adapun putusan PTUN Jayapura Nomor: 2/G/2020/PTUN.JPR yang membatalkan SK Gubernur Papua Nomor 155/266/Tahun 2019 tentang Peresmian Keanggotaann DPRD Mimika periode 2019-2024 sebagaimana gugatan sejumlah anggota DPRD Mimika periode 2014-2019.

Bupati Eltinus Omaleng dalam forum perangkat daerah di Hotel Horison, Selasa (11/8) kemarin mengatakan setelah putusan itu ditetapkan, ia sudah berkoordinasi dengan Gubernur Papua selaku pihak yang digugat. “Saya sudah koordinasi langsung dengan gubernur. Hari ini atau besok itu mereka terima salinan putusan dan mereka akan pelajari dan akan banding,” ujarnya.

Bupati menyampaikan itu dalam kegiatan yang dihadiri pula oleh Ketua DPRD Mimika, Roby Omaleng serta beberapa anggota dewan, Forkopimda dan para pejabat lingkup Pemda Mimika mulai dari asisten, staf ahli hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk kepala distrik.

Persoalan ini kata Bupati Omaleng akan ditangani oleh Pemprov Papua. Sehingga sesuai pesan dari Gubernur yang meminta Pemda Mimika maupun DPRD tidak perlu khawatir dan tetap bekerja seperti biasa. Jangan karena munculnya persoalan ini membuat pemerintahan jadi tertanggu.

Bupati juga menekankan itu karena dalam waktu dekat Pemda Mimika akan segera mendorong APBD Perubahan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan bersama. “Pemda tidak ada pengaruh dan DPRD juga tidak ada pengaruh. Mereka bekerja seperti biasa. Jadi anggota DPRD juga sampaikan kepada yang lain supaya kerja seperti biasa, sehingga teman-teman OPD juga kita segera selesaikan Musrenbang ini sehingga bulan depan kita sudah harus mengajukan KUA PPAS ke DPRD supaya anggaran perubahan segera jalan,” tutur Bupati Eltinus Omaleng. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *