oleh

Sebulan Terakhir, Polsek Miktim Musnahkan 4 Tempat Penyulingan Milo

TIMIKA – Selama sebulan terakhir, Polsek Mimika Timur berhasil memusnahkan empat tempat penyulingan Minuman Keras Lokal (Milo) di Mimika Timur.

“Satu bulan terakhir ini, ada empat tempat penyulingan milo yang kita musnahkan, dan kita masih berkomitmen untuk terus memberantas peredaran Milo di Miktim ini,” kata Wakapolsek Mimika Timur, Iptu Sondy  E Tahapary kepada Radar Timika saat ditemui di kantornya, Selasa (11/8).

Ia menjelaskan, empat titik penyulingan tersebut berada di hutan di sekitaran Mapurujaya. Hanya saja pada saat sweeping dilakukan, tidak ditemukan pemilik tempat tersebut.

“Tempat penyulingan ini berada di tengah hutan dan saat kita sweeping, memang pemiliknya sudah tidak berada di sana. Mungkin mereka tahu informasi atau seperti apa. Karena pas kita tiba di lokasi mereka sudah kabur duluan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, Milo ini sangat berbahaya bagi kesehatan, karena proses pembuatan itu sangat tidak higienis. Artinya mereka membuat dengan menggunakan air kubangan yang keruh, serta ditambah beberapa racikan lainnya. Seperti ragi, gula pasir serta bahan pengembang kue.

Ia menyebutkan, dua dari empat tempat yang berhasil dimusnahkan memang sedang dalam proses penyulingan. Hanya saja mungkin karena pemiliknya mendengar ada perahu, sehingga mereka langsung kabur meninggalkan lokasi tersebut.

Kata dia, dalam kegiatan tersebut mereka menemukan belasan liter milo, serta sejumlah bahan baku lainnya. Hanya saja mengingat medannya cukup berat, maka milo terdebut juga langsung dimusnahkan di tempat.

Ia menuturkan selain memusnahkan tempat penyulingan Milo. Mereka juga berhasil mengamankan salah seorang penjual milo di Miktim.

“Di tempat berbeda kita juga telah mengamankan satu orang penjual milo di Miktim ini,” terangnya.

Lanjutnya, yang bersangkutan saat ini tengah diproses. Dari orang tersebut mereka mengamankan barang bukti berupa milo, yang siap diedar dengan jumlah mencapai puluhan liter.

“Sekarang yang bersangkutan masih dalam proses penyidikan,” tukasnya. (itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *