oleh

Urus Adminduk Kini Bisa di Kantor Distrik

TIMIKA – Masyarakat terutama yang berdomisili di sekitar wilayah Distrik Mimika Baru (Miru) dan Mimika Timur, kini tidak perlu lagi ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di SP 3 untuk mengurus administrasi kependudukan tapi cukup ke kantor distrik.

Mendekatkan pelayanan kepada masyarakat merupakan inovasi yang terus dikembangkan oleh Disdukcapil Mimika lewat program Paten Dukcapil-Distrik atau Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan.

Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet Sutejo kepada Radar Timika, Rabu (26/8) kemarin layanan ini sudah dijalankan di Distrik Mimika Baru dan Mimika Timur. Sehingga masyarakat bisa mengakses layanan kependudukan di tiga tempat termasuk di kantor Disdukcapil, SP 3.

Layanan yang disediakan di kantor distrik dijelaskan Slamet semuanya ada. Mulai dari perekaman dan pencetakan e-KTP. Penggantian e-KTP yang rusak atau hilang dengan menunjukkan surat kehilangan dari kepolisian. Penerbitan Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, akte kematian, surat pindah antar kelurahan/kampung dan distrik di wilayah Mimika bahkan luar Mimika.

“Implementation ini didasarkan pada Permendagri 4 Tahun 2010 tentang PATEN, Permendagri 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Adminduk Daring/Online, yang mana semua Dokumen Kependudukan sudah ditandatangani secara Elektronik TTE dan QR.Code dan adanya Perbup Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pendelegasian sebagian kewenangan dari Bupati kepada Kepala Distrik khususnya di Bidang Kependudukan dan capil,” terang Slamet.

Sebelum layanan dimulai, Disdukcapil pada awal Agustus lalu sudah memberikan pelatihan Aplikasi SIAK Dukcapil bagi staf Distrik Miru dan Miktim. Kemudian dilakukan pemasangan alat dan penempatan personel staf Disdukcapil di kedua distrik tersebut untuk bersama-sama melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Hadirnya layanan ini kata Slamet bisa dimanfaatkan masyarakat. Untuk yang berdomisili di wilayah Mapurujaya hingga pesisir termasuk warga SP 1 dan SP 4 tidak harus ke SP 3 lagi, tapi bisa di Distrik Mimika Timur. Sementara warga di seputar kota dengan jumlah penduduk terpadat sekitar 148 ribu jiwa dan warga Kwamki Narama bisa ke Kantor Distrik Miru.

“Pelayanan semakin dekat dengan masyarakat, mudah, cepat dan gratis. Serta warga tidak mengeluarkan biaya yang besar untuk ongkos ojek atau angkutan umum,” ujar Slamet.

Mengingat kapasitas ruang pelayanan di distrik yang masih terbatas, Slamet mengimbau masyarakat tetap antri dengan tertib dan mematuhi protokol kesehatan. Termasuk juga warga di sekitar SP 3, Kwamki Narama, Iwaka dan Kuala kencana bisa tetap ke Kantor Disdukcapil.

“Di Tahun 2021, kami akan melakukan pengembangan di Kokonao dan Agimuga, karena Pemda Mimika sudah membuka akses jaringan internet dan listrik di beberapa distrik pedalaman dan pegunungan,” tutupnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *