oleh

Stafsus Bupati Harap Proses Hukum Kasus Video Mesum Dipercepat

Adukan Sebuah Akun Facebook ke Polres

Dua Staf Khusus (Stafsus) Bupati Mimika, Max Werluken dan Demianus Katiop melakukan jumpa pers terkait proses penyelidikan kasus video porno yang saat ini ditangani Polda Papua, Kamis (3/9). Melalui jumpa pers yang dilakukan di restoran DJ Resto di Jalan SP 1, keduanya mengatakan telah mengadukan ke Polres Mimika sebuah akun Facebook (FB) yang menyeret-nyeret nama Bupati Mimika dalam kasus yang proses hukumnya belum selesai itu.

Staf Khusus Bupati Mimika Bidang Politik Publik, Max Werluken mengatakan pihaknya telah membuat laporan informasi untuk diselidiki, yang memiliki kekuatan hukum yang sama dengan laporan polisi, terhadap sebuah akun FB atas nama “Tentang Timika”. Laporan dilakukan pada 1 September 2020 dengan nomor: TBLI/23/IX/2020/Unit I Tipidum, dengan terlapor pemilik akun FB “Tentang Timika”.

“Kami telah membuat laporan polisi. Menurut aturan Polres, membuat laporan informasi untuk diselidiki, yang kurang lebih kekuatan hukumnya sama dengan laporan polisi terhadap sebuah akun FB yang mencemarkan nama baik Bupati Mimika. Ada beberapa masalah yang ditimbulkan oleh media-media, khususnya video mesum yang sangat mengganggu jalannya pemerintahan di Kabupaten Mimika,” kata Max.

Dalam laporan itu, menurut Max, karena melibatkan banyak pejabat, khususnya Bupati dan Stafsus Bupati serta pejabat-pejabat lainnya.

Selain melaporkan akun FB, terkait kasus ini pihaknya juga mengharapkan agar Kepolisian bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat, sehingga hasilnya dapat diketahui oleh publik.

“Di dalam laporan itu kami juga harapkan supaya pihak polisi melakukan proses hukum secara cepat dan terukur, sehingga tidak berlarut-larut dan menjadi jelas. Sebab jika proses hukum lama, maka situasi pembentukan opini di masyarakat atas kasus ini bisa melebar kemana-mana,” ujar Max.

Terlebih saat ini menurut Max disinyalir ada pihak-pihak yang menciptakan dan menggiring opini-opini dengan tujuan untuk menjatuhkan kewibawaan orang dan jabatan, dalam hal ini menjatuhkan wibawa pemerintah.

“Kalau lama diproses kasus ini, kasusnya menjadi liar. Dan ini muncul opini-opini untuk menjatuhkan wibawa pemerintah. Padahal kepala daerah tidak ada sangkut pautnya dalam kasus ini. Ini yang kami khawatirkan. Sehingga walaupun kasusnya ditangani Polda, sebaiknya prosesnya dipercepat sehingga kasusnya menjadi terang,” ujar Max.

Kedua, pihaknya menyatakan akan tetap mengejar pembuat konten-konten di medsos yang menyudutkan pemerintah. Apalagi mencemarkan nama baik Bupati Mimika.

“Karena kami yakin dibalik media-media ini ada oknum-oknum yang bermain untuk mengacaukan pemerintahan. Sehingga sangat-sangat mengganggu dan menimbulkan banyak opini negatif terhadap pejabat dan jalannya roda pemerintahan di Mimika,” ujarnya.

Staf Khusus Bupati Bidang Administrasi Publik, Demianus Katiop menambahkan, pada prinsipnya pihaknya mendukung penuh proses penyelidikan kasus video porno yang ditangani oleh Polres Mimika dan Polda Papua, yang melibatkan berbagai tokoh pemerintahan dan tokoh masyarakat di Mimika. Dengan harapan agar proses bisa berjalan cepat dan tuntas dan tidak menjadi preseden negatif bagi masyarakat Mimika.

“Kami ingin agar kasus ini dipercepat proses penyidikannya di Polda Papua, sehingga semakin terbuka. Sebab kasus ini telah menurunkan wibawa pimpinan daerah yang diseret-seret sejak awal. Padahal kenyataannya belum jelas proses hukumnya,” kata Demianus.

Karena itu dirinya bersama Max Werluken mengharapkan kepada Polres Mimika dan Polda Papua menyelesaikan secara cepat kasus ini yang nyata-nyata melibatkan sejumlah tokoh masyarakat di Mimika.

“Kami Staf Khusus Bupati Mimika juga tetap mengawal proses penyelidikan video syur ini. Dalam proses hukum, baik di Polres Mimika maupun di Polda Papua, sehingga terbuka dan terang benderang kasusnya dan diketahui masyarakat Mimika,” ujarnya.

Kesempatan tersebut keduanya juga menyatakan akan terus melihat perkembangan yang ada. Jika kemudian ditemukan ada pihak-pihak yang ikut mencemarkan nama baik Bupati Mimika, baik melalui media sosial maupun media lainnya, akan dilaporkan kepada pihak berwajib.

“Jika ada pihak-pihak yang ikut mencemarkan nama baik Bupati Mimika selaku penanggung jawab pemerintahan dan pembangunan baik melalui akun-akun media sosial dan media massa, pada prinsipnya kami sebagai staf khusus akan mengawal dan menindaklanjuti teman-teman sebagai delik aduan terbaru dalam proses hukum penyelesaian kasus video syur,” tukasnya. (ale)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *