oleh

Vaksin Covid-19 Diproduksi Massal pada 2021

Staf Menkopolhukam Marsekal Muda TNI Ahmad Sajili

Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Marsekal Muda TNI Ahmad Sajili melakukan serangkaian agenda dalam rangka kunjungan kerja di Kabupaten Mimika. Salah satunya melakukan pertemuan dengan Pemda Mimika serta Forkopimda untuk mengetahui situasi Covid-19 di Mimika terutama dari sisi ketahanan nasional.

Ahmad dalam pertemuan yang digelar di Hotel Grand Mozza, Kamis (3/9) kemarin mengatakan situasi pandemic ini berdampak pada berbagai bidang termasuk dari sisi ketahanan ekonomi nasional. Untuk itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo kata dia, masyarakat harus tetap berkarya, bekerja sebagaimana biasa dan berdamai dengan Covid-19.

Berbagai kebijakan sudah diambil oleh pemerintah dalam rangka menjaga ketahanan ekonomi nasional salah satunya menggelontorkan bantuan untuk menjamin agar masyarakat tidak kelaparan. “Ketahanan nasional harus tetap berjalan terutama di bidang ekonomi,” ujarnya.

Ia sangat mengapresiasi Pemda Mimika yang mampu menangani wabah Covid-19. Bahkan sektor ekonomi juga tetap terjaga. Bahkan objek vital nasional dalam hal ini PT Freeport Indonesia tetap berjalan bahkan produksinya meningkat hingga 18 persen. Data ini kata dia berbeda dengan laporan di Jakarta yang disebut menurut bahkan terjadi PHK karyawan.

Menkopolhukam lanjut Ahmad sedang gencar mengkampanyekan Gerakan Indonesi Tertib dengan membagikan masker. Pemerintah pusat juga tengah melakukan uji coba vaksin Covid-19 melalui Kimia Farma.

Ada sekitar 1.623 orang termasuk Gubernur Jawa Barat yang menjadi relawan. “Kalau vaksin berhasil, maka akan diproduksi pada awal Tahun 2021 oleh Kimia Farma di Bandung sebanyak 240 juta. Jadi semua penduduk Indonesia akan kebagian,” tandasnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *