oleh

Kunjungan Staf Khusus Menhub, Pemda Titip Pelabuhan Pomako

SETELAH pembangunan Bandara Mozes Kilangin yang hampir rampung, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika meminta Kementerian Perhubungan juga memberikan perhatian terhadap pengembangan Pelabuhan Pomako. Apalagi pelabuhan itu menjadi pusat tol laut di wilayah selatan Papua.

Permintaan itu disampaikan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM kepada Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Keamanan dan Kemaritiman, Buyung Lalana yang berkunjung ke Timika, Senin (7/9) kemarin.

Kunjungan utama Buyung ke beberapa daerah di Papua untuk memantau layanan subsidi kargo baik tol laut maupun penerbangan perintis ke wilayah pedalaman. Kata dia, meskipun dalam situasi pandemi, tapi layanan tetap berjalan karena memang mengangkut kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia ditugaskan Menhub untuk menjaring aspirasi dan masukan dari pemerintah daerah terkait pembangunan di bidang perhubungan. Salah satunya di Mimika yang saat ini sedang membangun fasilitas bandara baik oleh pusat maupun Pemda. “Termasuk kegiatan yang akan dilaksanakan di Pelabuhan Pomako,” katanya.

Untuk Pelabuhan Pomako kata dia, sebenarnya sudah alokasi anggaran tapi karena terkendala permasalahan lahan sehingga belum maksimal. Tapi Kemenhub kata Buyung, berkomitmen untuk pengembangan Pelabuhan Pomako.

“Sekarang sudah ada titik terang, mudah-mudahan dengan kita mendapatkan informasi dari Wakil Bupati dan semua perhubungan bisa mengevaluasi dan mengambil keputusan bermanfaat,” tuturnya.

Sementara itu Wabup Mimika, John Rettob menyatakan Pemda Mimika sudah memberikan jaminan terkait persoalan lahan sehingga pemerintah pusat bisa mulai melakukan pembangunan.

“Kami sudah menjamin kepada Kemenhub supaya bangun saja, tanah menjadi urusan Pemda. Kami sudah beri jaminan dalam bentuk surat pernyataan, surat jaminan supaya segera dibangun. Kita akan kawal,” tegas Wabup Rettob.

Tahun ini ada pembangunan di Pelabuhan Pomako tapi masih sebatas perbaikan dermaga yang rusak. Wabup berharap kedepan pusat bersama Pemda bisa membangun terminal penumpang, Kantor UPP serta fasilitas publik lain. Juga perlu ada pemisahan area bongkar muat untuk kontainer dan penumpang.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *