oleh

Bupati dan Wakil Bupati Diharapkan Menghindari “Pelakor” Politik

BUPATI dan Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng dan Johannes Rettob diharapkan menghindari “pelakor-pelakor” politik yang mengoda dan memecah belah hubungan mesra sebagai pimpinan daerah ini.

Bupati dan Wakil Bupati juga diharapkan untuk merajut kembali hubungan yang harmonis sebagai pasangan OMTOB yang dipilih rakyat, untuk lebih harmonis dalam hubungan sebagai bapak dan ibu, kakak dan adik dalam menjalankan roda pemerintahan ini.

Harapan agar pasangan pimpinan daerah ini bisa lebih harmonis lagi diungkapkan oleh masyarakat melalui Fraksi Gerindra pada pidato Rapat Paripurna IV Masa Sidang III DPRD Kabupaten Mimika, Jumat (11/9) di Ruang Sidang Paripurna.

Ketua Fraksi Gerindra, M Nurman S Karupukaro mengatakan Bupati dan Wakil Bupati harus lebih harmonis sehingga tidak terdengar lagi “lagu” yang judul sering dinyanyikan Wakil Bupati yang berjudul “Jangan Salah Menilaiku”.

“Mungkin lagu itu adalah karma, untuk itu kita ganti dengan judul lagu “Aku Sangat Mencintaimu,” ujar Nurman.

Ia berharap agar baik Bupati dan Wakil Bupati bisa terus menjaga kekompakan antara sesama bawahan dan atasan kemudian kenetralan ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh Bupati dan Wakil Bupati sehingga tidak terkesan berpihak ke salah satu pihak.

Menanggapi hal ini, Wabup Johannes Rettob mengatakan hubungannya dengan Bupati baik-baik saja sampai saat ini. Bersama Bupati, reformasi birokrasi guna menciptakan pemerintahan yang bersih, berwibawa, akuntabel, profesional, dedikasi sebagai misi ketiga dari pemerintahan OMTOB akan terus coba dilaksanakan.

Dengan visi dan misi sebutnya, akan coba dilaksanakan dalam kebijakan dan program kerja sebagai pimpinan daerah ini. Diakuinya, semua ini akan terjadi, yakni masyarakat Mimika cerdas, damai, aman, sejahtera jika ada kerja sama.

“Kalau kita mau menciptakan misi kita tercapai, program kebijakan dan kegiatan memang kita harus punya pemerintahan yang akuntabel, berwibawa, bersih, transparan, profesional, dedikasi, inovasi, kreativitas dan harus dinamis mengikuti jaman,” ungkap Wabup Rettob.

Dilanjutkannya, sampai saat ini hubungannya dengan Bupati baik-baik saja. Wabup Rettob juga mengakui jika ia dalam kondisi yang sehat dan bugar untuk menjalankan tugasnya sebagai Wakil Bupati.

Pemerintahan kini juga sebutnya akan mengutamakan urusan wajib dari pada urusan pilihan.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *